EKBIS
IHSG Dibuka Menguat ke 6.055 Pagi Ini
AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan Senin (5/10/2026) dengan performa impresif. Setelah mengakhiri pekan lalu di zona hijau, indeks utama Bursa Efek Indonesia kembali melanjutkan penguatan dan memberikan sinyal positif bagi pelaku pasar.
Pada pembukaan perdagangan, IHSG berada di level 6.055,26 atau naik 18,27 poin setara 0,30 persen. Tak lama setelah pasar dibuka, penguatan semakin tajam hingga sempat melonjak sekitar 0,76 persen.
Dalam beberapa menit pertama perdagangan, indeks bergerak di rentang level terendah 6.054 dan tertinggi 6.085. Momentum positif ini menjadi lanjutan dari perdagangan akhir pekan lalu ketika IHSG berhasil ditutup naik 27,38 poin atau 0,46 persen ke level 6.036.
Data perdagangan menunjukkan aktivitas transaksi berlangsung cukup ramai. Volume perdagangan mencapai miliaran saham dengan nilai transaksi ratusan miliar rupiah sejak awal sesi perdagangan.
Hingga pukul 09.02 WIB, IHSG tercatat menguat 0,66 persen atau bertambah 39,94 poin ke level 6.076,83. Total volume perdagangan mencapai 2,68 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp505,7 miliar.
Sentimen positif terlihat dari dominasi saham yang bergerak di zona hijau. Sebanyak 376 saham menguat, 142 saham melemah, dan 194 saham bergerak stagnan.
Penguatan indeks terutama ditopang oleh sejumlah sektor strategis. Sektor barang baku, properti dan real estate, energi, transportasi, infrastruktur, perindustrian, serta barang konsumsi menjadi motor penggerak kenaikan pasar pada perdagangan pagi.
Sementara itu, kelompok saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 juga ikut menguat. LQ45 naik 1,90 poin atau 0,32 persen ke posisi 597,36 yang mencerminkan meningkatnya minat beli pada saham berkapitalisasi besar.
Hingga pukul 09.20 WIB, IHSG masih mempertahankan tren positif. Indeks sempat menyentuh level tertinggi di 6.085 dan terendah di 6.050. Volume perdagangan melonjak menjadi 8,9 miliar lembar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp1,496 triliun.
Jumlah saham yang menguat juga terus bertambah menjadi 412 emiten. Sementara 195 saham melemah dan 161 saham stagnan. Di saat yang sama, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia tercatat mencapai Rp10.704 triliun.
Meski pasar masih dibayangi ketegangan geopolitik global, termasuk perkembangan hubungan Amerika Serikat dan Iran, situasi di Selat Hormuz, serta arah harga minyak dunia pascapertemuan OPEC dan negara produsen non-OPEC, investor tampaknya masih merespons positif prospek pasar domestik.
Pekan ini menjadi ujian penting bagi IHSG dan rupiah setelah keduanya berhasil bangkit dari tekanan pada akhir pekan lalu. Pelaku pasar akan mencermati apakah momentum penguatan ini mampu berlanjut atau kembali menghadapi tekanan dari sentimen global. (Firman/Mun)
-
RAGAM04/10/2026 15:35 WIBAzka Corbuzier Debut Akting Lewat Home, Almost, Tayang Perdana di New York
-
DUNIA04/10/2026 15:00 WIB1.540 Milisi Houthi Tumbang Dihantam 474 Serangan Militer Yaman
-
POLITIK04/10/2026 14:00 WIBTB Hasanuddin Ingatkan Saleh Mustafa soal Rangkap Jabatan
-
NASIONAL04/10/2026 13:00 WIBGerebek Klaten! Densus 88 Ringkus 2 Terduga Teroris di Kontrakan
-
NUSANTARA04/10/2026 13:30 WIBBMKG Bongkar Penyebab Udara Makassar Mendadak Tak Sehat
-
NUSANTARA04/10/2026 12:30 WIBGempa Pagi Hari Luluhlantakkan Rumah Warga di Sumba
-
DUNIA04/10/2026 12:00 WIBDemo Siswa Meledak, 2.000 Orang Ditangkap di Prancis
-
EKBIS04/10/2026 16:00 WIBMenhub Buka Masalah Impor KRL Bekas Jepang