Berita
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Melemah 24 Poin ke Level 6.263
AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka melemah 24 poin (0,41%) ke level 6.263. Indeks LQ45 juga turun 5 poin (0,5%) ke level 889. Demikian dikutip dari data RTI, Jumat (1/10/2021). Pada pra pembukaan, IHSG turun 17 poin (0,2%) ke level 6.260. Indeks LQ45 juga ikut turun ke 891. IHSG kemudian terus […]
AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka melemah 24 poin (0,41%) ke level 6.263. Indeks LQ45 juga turun 5 poin (0,5%) ke level 889.
Demikian dikutip dari data RTI, Jumat (1/10/2021).
Pada pra pembukaan, IHSG turun 17 poin (0,2%) ke level 6.260. Indeks LQ45 juga ikut turun ke 891. IHSG kemudian terus melemah hingga ke level 6.256.
Sementara itu, bursa Amerika Serikat ditutup melemah. Dow Jones ditutup 33,843.92 (-1.59%), NASDAQ ditutup 14,448.60 (-0.44%), S&P 500 ditutup 4,307.54 (-1.19%).
Wall Street kembali tergelincir di hari terakhir bulan September. Tiga indeks utama kompak melemah dan mencetak penurunan bulanan akibat kekacauan terkait anggaran pemerintah Amerika Serikat (AS) di Washington.
Semua sektor utama pada indeks S&P 500 mengakhiri sesi di zona merah, dengan sektor industri dan konsumen menunjukkan persentase penurunan terbesar. Pasar saham Amerika Serikat (AS) mendapat tekanan walau Senat dan DPR AS menyetujui RUU pengeluaran sementara untuk menjaga pemerintah berjalan di akhir sesi. Dengan hasil kali ini, ketiga indeks saham utama AS juga mencetak kinerja kuartalan terburuk sejak pembukaan tahun 2020, ketika pandemi Covid-19 membuat ekonomi global terpuruk.
Berikut pergerakan bursa Asia pagi ini:
Indeks Nikkei turun 573 poin ke 28.879
Indeks Hang Seng libur 24.576
Indeks Shanghai libur
Indeks Strait Times berkurang 33 poin 3.052
Berikut saham rekomendasi hari ini:
WIKA dan PGAS direkomendasikan untuk tahan jika sudah beli sebelumnya. Indikator teknikal netral dan sentimen netral.
ADRO direkomendasikan untuk tahan jika sudah beli sebelumnya atau boleh menambah posisi kepemilikan saham, namun boleh beli jika belum. Indikator teknikal menunjukkan signal beli dengan sentimen netral/positif.
-
NASIONAL13/07/2026 19:30 WIBPrabowo Diminta Limpahkan Kasus Febrie Adriansyah ke KPK
-
NASIONAL13/07/2026 22:30 WIBBuku Puisi Esai Denny JA Diterjemahkan dalam 35 Bahasa
-
NASIONAL14/07/2026 09:00 WIBSidang DJKA Bongkar Dugaan Aliran Rp100 Juta ke Gus Miftah
-
OTOTEK13/07/2026 20:30 WIBDaftar 10 AI Gratis Pembuat Presentasi Terbaik 2026, Mudah dan Cepat
-
JABODETABEK14/07/2026 05:30 WIBBMKG Prediksi Langit Jakarta Berawan Seharian
-
OLAHRAGA13/07/2026 22:00 WIBPiala Dunia 2030 Berpotensi Tambah Peserta Jadi 64 Negara, Ini Alasan FIFA
-
OASE14/07/2026 05:00 WIBSatu Sholat yang Disaksikan Malaikat Siang dan Malam
-
NASIONAL14/07/2026 06:00 WIBJejak Asabri Belum Usai, Nama Tan Kian Muncul Lagi