Berita
BMKG: Waspada Potensi Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan Indonesia
AKTUALITAS.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi terjadinya gelombang tinggi hingga mencapai lebih dari 2 meter di sejumlah perairan Indonesia, Kamis dini hari, (17/12/2020). Sebagaimana informasi yang diunggah dalam situs www.bmkg.go.id, di perairan sekitar Bali, tinggi gelombang laut 2 meter atau lebih berpotensi terjadi di Selat Bali bagian selatan, Selat […]
AKTUALITAS.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi terjadinya gelombang tinggi hingga mencapai lebih dari 2 meter di sejumlah perairan Indonesia, Kamis dini hari, (17/12/2020).
Sebagaimana informasi yang diunggah dalam situs www.bmkg.go.id, di perairan sekitar Bali, tinggi gelombang laut 2 meter atau lebih berpotensi terjadi di Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, dan Samudra Hindia selatan Bali.
Di perairan selatan Kalimantan Tengah, tinggi gelombang laut diperkirakan berkisar antara 1,25 meter dan 2 meter.
Di Selat Lombok bagian selatan, Selat Alas bagian selatan, Samudra Hindia selatan NTB, dan Selat Sape bagian selatan, gelombang air laut diperkirakan mencapai 2 meter atau lebih.
Sementara Moderate Sea atau gelombang 1.25—2.5 meter berpotensi terjadi di Selat Makassar bagian selatan, Perairan Spermonde Makassar bagian barat, Perairan Sabalana, Perairan Kepulauan Selayar, dan Laut Flores.
-
JABODETABEK14/08/2026 05:30 WIBBMKG: Cuaca Jakarta Jumat Aman untuk Aktivitas
-
OASE14/08/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Turunkan Ayat Penyembuh
-
RIAU14/08/2026 16:30 WIBTolak Berhubungan Badan, IRT Tewas Dicekik Doorsmeer
-
NUSANTARA14/08/2026 07:30 WIBRatusan Pelajar Diduga Keracunan MBG di Karo
-
NASIONAL14/08/2026 06:00 WIBWaka MPR Dorong EBT Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia
-
JABODETABEK14/08/2026 06:30 WIBSIM Keliling Jumat Hadir di 5 Titik Jakarta
-
NASIONAL14/08/2026 11:30 WIBKetua MPR: Kopdes Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa
-
DUNIA14/08/2026 08:00 WIBKomandan Hamas Jadi Target Israel