Connect with us

NUSANTARA

BMKG: Puncak Hujan Banten Datang Awal 2027

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Provinsi Banten mulai memasuki musim hujan pada November 2026. Sementara puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada Januari, Februari, hingga Maret 2027.

Berdasarkan prakiraan BMKG Wilayah II yang dirilis Rabu (30/9/2026), mayoritas zona musim (zom) di Banten akan mulai mengalami peningkatan curah hujan pada November mendatang. Namun, sejumlah wilayah diprediksi baru memasuki musim hujan pada Desember 2026.

Wilayah yang diperkirakan mulai mengalami musim hujan pada Desember I meliputi bagian selatan Kota Serang dan bagian tengah Kabupaten Serang. Selanjutnya, wilayah selatan Kabupaten Lebak diprediksi memasuki musim hujan pada Desember II.

Sementara itu, Kota Cilegon, Kabupaten Serang bagian utara, Kota Serang bagian utara, Kabupaten Tangerang bagian utara, serta Kota Tangerang bagian utara diperkirakan baru memasuki musim hujan pada Desember III.

BMKG juga memprediksi karakter musim hujan di Banten didominasi kondisi normal. Sebanyak 92,3 persen zona musim diperkirakan mengalami curah hujan kategori normal, sedangkan hanya satu zona musim yang diprediksi berada di bawah normal.

Wilayah yang diproyeksikan mengalami curah hujan di bawah normal mencakup Kabupaten Pandeglang bagian timur, Kabupaten Serang bagian tengah, serta Kabupaten Lebak bagian barat laut.

Untuk puncak musim hujan, BMKG memperkirakan akan tersebar pada Januari hingga Maret 2027. Sebanyak tiga zona musim diprediksi mencapai puncak hujan pada Januari, lima zona musim pada Februari, dan lima zona musim lainnya pada Maret.

Durasi musim hujan di Banten juga bervariasi. Wilayah utara diperkirakan mengalami musim hujan sekitar 7 hingga 9 dasarian, sedangkan wilayah selatan dapat mencapai 19 hingga 21 dasarian.

Menghadapi kondisi tersebut, BMKG mengeluarkan sejumlah rekomendasi bagi pemerintah daerah maupun masyarakat. Pada sektor pangan, petani diminta menyesuaikan jadwal tanam, memilih varietas tanaman berumur pendek, serta meningkatkan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT).

Di bidang kesehatan, masyarakat diimbau memperkuat pemberantasan sarang nyamuk, meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit berbasis lingkungan, dan memastikan kesiapan layanan kesehatan selama musim hujan.

Sementara pada sektor kebencanaan, BMKG meminta seluruh pihak mengoptimalkan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir dan longsor melalui pemantauan cuaca secara berkala, penguatan sistem peringatan dini, serta kesiapan evakuasi masyarakat apabila terjadi kondisi darurat.

Dengan musim hujan yang diperkirakan mulai berlangsung dalam beberapa pekan ke depan, warga Banten diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan terus memantau informasi cuaca resmi untuk mengantisipasi berbagai risiko yang dapat muncul selama periode puncak hujan awal 2027. (Irawan/Mun)

TRENDING

Exit mobile version