Berita
Asyik Nyabu, Kepala Desa di Bojonegoro Digerebek
AKTUALITAS.ID – Satuan Narkoba (Satnarkoba) Pores Bojonegoro mengamankan seorang kepala desa dalam penggerebekan pemberantasan narkotika di wilayah hukumnya. Dalam operasi tersebut Kepala Desa (Kades) Gunungsari, Kecamatan Baureno, JA (39) diamankan di dalam rumah bersama satu orang lainnya. Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia mengatakan, penangkapan terhadap kepala desa itu dilakukan di perumahan Bukit Serejo Regency Desa […]
AKTUALITAS.ID – Satuan Narkoba (Satnarkoba) Pores Bojonegoro mengamankan seorang kepala desa dalam penggerebekan pemberantasan narkotika di wilayah hukumnya.
Dalam operasi tersebut Kepala Desa (Kades) Gunungsari, Kecamatan Baureno, JA (39) diamankan di dalam rumah bersama satu orang lainnya.
Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia mengatakan, penangkapan terhadap kepala desa itu dilakukan di perumahan Bukit Serejo Regency Desa Selorejo, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro. Sedangkan, satu orang lain yang juga diamankan polisi inisial PB (43) warga Desa Bumiaji, Kecamatan Gondang, kabupaten Sragen.
Keduanya kini ditetapkan sebagai tersangka dan meringkuk di ruang tahanan Mapolres Bojonegoro. Kedua tersangka ditetapkan sebagai pengguna narkotika golongan 1 bukan tanaman. “Sedangkan untuk pengedarnya sekarang masih dalam proses pengembangan,” ujarnya, Rabu (23/12/2020).
Dari hasil penangkapan itu, petugas mengamankan barang bukti satu klip sabu berisi sekitar 0,94 gram, bong alat hisap, serta beberapa peralatan untuk menghisap sabu. Beberapa alat bukti tersebut juga diamankan. Tersangka diancam melanggar Pasal 112 (1) huruf a UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun hingga 12 tahun penjara.
Kepala Desa yang baru terpilih pada 2019 dalam Pikades serentak itu mengaku menggunakan narkotika jenis sabu untuk menambah stamina saat begadang. “Pengakuan tersangka menggunakan narkotika itu agar kuat melek itu tidak benar, justru bisa merusak fisik dan mental,” tegas Kapolres.
Sementara Bupati Bojonegoro Anna Muawanah mengatakan, dalam kasus tersebut pihaknya meyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk proses hukum. Dia menyayangkan tindakan kepada desa yang memberi contoh tidak baik kepada masyarakat dengan mengkonsumsi sabu.
“Kepala Desa yang tertangkap menggunakan sabu ini contoh yang kurang baik. Seharusnya kepala desa harus menjaga etikanya,” ungkapnya. [beritajatim).
-
POLITIK03/04/2026 14:30 WIBLakukan Kekerasan Kepada Istri dan Anak, Kader Demokrat Dilaporkan
-
RIAU03/04/2026 13:15 WIBHadapi Super El Nino 2026, Kapolda Riau Susun Langkah Pencegahan Dini
-
OLAHRAGA03/04/2026 08:00 WIBTim Sepeda Putri Indonesia Terbaik ASEAN
-
DUNIA03/04/2026 06:00 WIBGCC Desak DK PBB Lindungi Jalur Maritim Bila Selat Hormuz Ditutup
-
NUSANTARA03/04/2026 10:30 WIBKabupaten Grobogan Banjir, 12 Desa Tergenang
-
JABODETABEK03/04/2026 05:30 WIBCuaca Hari ini, Didominasi Berawan dan Hujan Sore Hari
-
NASIONAL03/04/2026 12:00 WIBKomnas HAM: Buka Identitas Pelaku Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Publik
-
NASIONAL03/04/2026 13:30 WIBPanglima TNI Terima Courtesy Call Panglima Angkatan Tentera Malaysia

















