Berita
Wabah Bagi Pasukan Abrahah di Tahun Kelahiran Nabi
Selalu ada cara bagi Allah melindungi Ka’bah dan juga detik-detik menjelang lahirnya Rasulullah SAW. Salah satunya adalah ketika balatentara Raja Habsy, Abrahah, menyerang Kota Makkah. Dalam kitab Muhammad Sang Teladan karya Abdurrahman As-Syarqawi dijelaskan, ketika balatentara Abrahah akan segera melakukan penyerbuan, secara tiba-tiba dan tanpa diduga, pasukan itu dilanda wabah penyakit yang pernah melanda penduduk […]
Selalu ada cara bagi Allah melindungi Ka’bah dan juga detik-detik menjelang lahirnya Rasulullah SAW. Salah satunya adalah ketika balatentara Raja Habsy, Abrahah, menyerang Kota Makkah.
Dalam kitab Muhammad Sang Teladan karya Abdurrahman As-Syarqawi dijelaskan, ketika balatentara Abrahah akan segera melakukan penyerbuan, secara tiba-tiba dan tanpa diduga, pasukan itu dilanda wabah penyakit yang pernah melanda penduduk Makkah. Satu per satu pasukan Abrahah pun berguguran karena menderita penyakit cacar.
Abrahah sendiri pun tak luput dari penyakit itu, ia pun terjangkit. Wabah penyakit itu pun membuat keperkasaan dan kegagahan pasukan gajahnya tidak berguna lagi sehingga mereka tak mampu melakukan tindakan apa pun. Akhirnya bersamaan dengan wabah cacar itu memaksa Abrahah melarikan diri bersama sisa tentaranya yang selaksa dedaunan yang telah dicabik-cabik ulat.
Sementara itu, penduduk Makkah yang semula merasa cemas di tempat persembunyiannya kini bermunculan keluar seraya mengelukan kata kemenangan. Peristiwa agresi Abrahah dan pasukan gajahnya ini terjadi tepat satu bulan setelah ayah Nabi SAW, Abdullah, memutuskan pergi mengikuti kafilah dagang untuk mengais rezeki dan terpaksa meninggalkan istrinya yang sedang hamil tua.
Bulan April yang membakar Kota Makkah kala itu telah berlalu sambil mengirimkan kabar bahwa Abdullah jatuh sakit dan terpaksa beristirahat di rumah pamannya, Bani Najjar. Setelah 50 hari peristiwa agresi militer Abrahah, Aminah istri Abdullah melahirkan Nabi Muhammad SAW. Pada saat kelahiran itu, kabar meninggalnya sang ayah dari bayi itu pun merebak. Nabi yang mulia yatim sedari belum bisa mengucap satu pun kata.
-
POLITIK17/04/2026 16:02 WIBMegawati: Kader Tak Turun ke Rakyat Akan Dievaluasi
-
PAPUA TENGAH17/04/2026 07:30 WIBData Dapodik Tidak Akurat, Program Makan Bergizi di Mimika Terhambat
-
JABODETABEK17/04/2026 16:30 WIBBanjir Rendam Jakarta Selatan dan Timur
-
OASE17/04/2026 05:00 WIBHukum Memakai Celana Dalam Ihram
-
PAPUA TENGAH17/04/2026 06:00 WIBPerkuat Sinergi, Pemkab Mimika dan Keuskupan Timika Susun Peta Jalan Pendidikan Papua Tengah
-
NASIONAL17/04/2026 18:00 WIBKPK Bongkar Dugaan Pengaturan Lelang di Kemenhub
-
NUSANTARA17/04/2026 06:30 WIBHelikopter Jatuh Ditemukan di Hutan Sekadau Kalbar
-
NUSANTARA17/04/2026 18:30 WIBTragis! Mayat Pria Ditemukan Penuh Luka Bacok di Kontrakan