DUNIA
Iran: Konflik Yaman Tak Bisa Diselesaikan dengan Senjata
AKTUALITAS.ID – Di tengah meningkatnya ketegangan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi di Yaman, Iran menegaskan bahwa penyelesaian konflik tidak dapat ditempuh melalui jalur militer. Pemerintah Iran menyerukan agar seluruh pihak mengedepankan dialog guna mencegah situasi kawasan semakin memburuk.
Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyusul eskalasi konflik yang kembali meningkat dalam beberapa pekan terakhir.
“Kami percaya bahwa tidak ada solusi militer terhadap masalah Yaman, Bab Al Mandab, dan persoalan regional lainnya,” kata Araghchi, seperti dikutip AFP.
Araghchi juga menolak anggapan bahwa perkembangan terbaru di Yaman merupakan hasil campur tangan langsung Iran. Menurutnya, konflik di kawasan tersebut memiliki akar persoalan yang telah berlangsung lama dan melibatkan berbagai pihak di kawasan.
Ia menilai situasi di Yaman maupun di kawasan Selat Bab Al Mandab tidak dapat disederhanakan dengan mengaitkannya hanya kepada Iran.
Pernyataan Teheran muncul setelah konflik antara Houthi dan Arab Saudi kembali memanas bulan ini. Kelompok Houthi sebelumnya mengumumkan blokade terhadap pelabuhan Saudi dan mengklaim telah melancarkan serangan terhadap kapal tanker yang berkaitan dengan kepentingan Saudi.
Aksi tersebut memunculkan kekhawatiran terhadap kelancaran distribusi minyak mentah Arab Saudi karena Selat Bab Al Mandab merupakan salah satu jalur pelayaran strategis dunia yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden.
Di sisi lain, juru bicara Houthi pada Jumat (24/7) menyatakan bahwa kelompoknya tidak memblokir seluruh lalu lintas kapal di Selat Bab Al Mandab. Menurut mereka, tindakan maritim yang dilakukan hanya ditujukan terhadap kepentingan Arab Saudi.
Meningkatnya ketegangan di kawasan ini menjadi perhatian internasional karena berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan regional, jalur perdagangan global, dan distribusi energi dunia.
Meski demikian, hingga kini belum ada tanda-tanda dimulainya perundingan langsung antara Arab Saudi dan Houthi. Seruan Iran agar penyelesaian ditempuh melalui jalur diplomasi menambah satu suara di tengah berbagai upaya internasional untuk meredakan konflik yang terus berkembang. (Mun)
-
NASIONAL25/07/2026 18:00 WIBKuasa Hukum Don Ritto Nilai Kejagung Prematur Kaitkan Uang dan Emas dengan Febrie Adriansyah
-
RIAU25/07/2026 23:59 WIBHari Jadi ke-514 Bengkalis, Kasmarni Buka CFN dengan Sajian Budaya dan UMKM
-
NASIONAL25/07/2026 17:00 WIBFebrie Adriansyah Resmi Ditahan, Jamwas Kejagung Ungkap Alasan Tanpa Rompi Tahanan
-
POLITIK25/07/2026 15:00 WIBMUI: Draf RUU LGBT Rampung, Siap Diserahkan kepada Presiden dan DPR
-
POLITIK25/07/2026 16:00 WIBPerselisihan Panas Sjahrir vs Tan Malaka Bikin RI Nyaris Hancur
-
JABODETABEK25/07/2026 16:30 WIBBejat, Guru Les Mangsa 29 Bocah Laki-Laki di Tangerang
-
RAGAM25/07/2026 15:30 WIBRamalan Keuangan 12 Zodiak: Siapa Paling Beruntung Hari Ini?
-
RIAU25/07/2026 19:00 WIBRibuan Jamaah Padati Tabligh Akbar Habib Husein Ja’far di Bengkalis, Kasmarni Ingatkan Bahaya FOMO