JABODETABEK
Anak Tengah Pembunuh Sekeluarga Divonis Seumur Hidup
AKTUALITAS.ID – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara memberikan vonis telak dan jauh lebih berat dari tuntutan jaksa terhadap Abdullah Syauqi Jamaluddin, anak tengah yang nekat menghabisi nyawa keluarganya sendiri di kawasan Warakas, Tanjung Priok.
Dalam amar putusannya yang dikutip dari SIPP PN Jakut, Minggu (13/9/2026), majelis hakim yang diketuai Wahyuni Prasetyaningsih dengan anggota Iwan Irawan dan Yulia Marhaena memutuskan menghukum terdakwa dengan pidana penjara seumur hidup.
Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan pembunuhan berencana serta kekerasan terhadap anak yang berujung kematian. Ironisnya, vonis seumur hidup ini justru jauh melampaui tuntutan jaksa penuntut umum yang sebelumnya hanya menuntut hukuman 15 tahun penjara.
Tidak terima dengan putusan berat yang diketok pada 8 September lalu, terdakwa langsung mengambil langkah hukum lanjutan dengan mengajukan banding.
Tragedi berdarah yang menggemparkan warga Warakas ini terjadi pada 2 Januari 2026. Berdasarkan dakwaan jaksa, Abdullah Syauqi secara dingin merencanakan dan meracuni tiga anggota keluarga kandungnya sendiri hingga tewas seketika, yakni:
Siti Solihah (Ibu kandung terdakwa)
Afiah Al Adilah Jamaluddin (Kakak kandung terdakwa)
Adnan Al Abrar Jamaluddin (Adik kandung terdakwa)
Aksi keji ini dilatarbelakangi oleh amarah mendalam akibat cekcok berkepanjangan antara terdakwa dan ibu kandungnya. Sang ibu kerap menegur kebiasaan terdakwa yang sering pulang pagi serta dituding pemalas dan menuntut kebebasan setelah bekerja.
Meski vonis berat telah dijatuhkan, upaya hukum banding yang diajukan terdakwa memastikan babak akhir kasus pembantaian satu keluarga ini masih akan bergulir di meja hijau. (Kusuma/Mun)
-
NASIONAL28/10/2026 18:05 WIBPolisi Larang Wartawan Liput Demo di Bundaran HI
-
NUSANTARA29/10/2026 07:30 WIBPaman Mau Perkosa Keponakan, Lansia Penolong Malah Dihajar Hingga Tewas
-
DUNIA28/10/2026 18:00 WIBInggris Bersiap Hadapi Ancaman Perang
-
NASIONAL28/10/2026 20:00 WIBLechumanan Sebut Jokowi Terganggu Pemberitaan Ijazah Palsu
-
NASIONAL29/10/2026 06:00 WIBDasco Minta Kritik Kabut Asap Dijawab dengan Penegakan Hukum
-
NASIONAL29/10/2026 07:00 WIBDPR Pasang Target Ambisius untuk RUU Perampasan Aset
-
JABODETABEK28/10/2026 17:00 WIBICW Bongkar Dugaan Hilangnya Pasal Krusial dari RUU Perampasan Aset
-
NASIONAL28/10/2026 19:00 WIBSahroni Sebut Usulan KPK Berpotensi Langgar HAM