POLITIK
Gerakan Rakyat akan Usung Anies Baswedan Jadi Capres
AKTUALITAS.ID – Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai rencana Organisasi Gerakan Rakyat mencalonkan Anies Baswedan sebagai calon presiden pada Pemilu 2029 merupakan langkah yang logis jika organisasi tersebut berhasil lolos verifikasi Kementerian Hukum dan menjadi partai politik. Gerakan Rakyat dinilai memiliki kedekatan kuat dengan basis pendukung Anies.
“Organisasi ini sangat identik dengan Anies Baswedan karena para pendiri, pengurus, maupun inisiatornya tidak terlepas dari para pendukung Anies,” kata Adi melalui kanal YouTube miliknya, Minggu (26/7/2026).
Adi melihat Gerakan Rakyat sedang membangun fondasi politik untuk menghadapi perjalanan menuju Pemilu 2029. Status sebagai organisasi politik menjadi tahapan awal sebelum mereka dapat berkompetisi secara resmi dalam pemilu.
Apabila proses verifikasi berhasil dan Gerakan Rakyat memenuhi seluruh persyaratan sebagai peserta Pemilu 2029, Adi memperkirakan Anies dapat menjadi kandidat utama yang diusung partai tersebut.
“Kalau partai ini lolos di Pemilu 2029, pastinya Gerakan Rakyat akan menjadi salah satu instrumen politik yang memberikan karpet merah kepada Anies Baswedan untuk maju sebagai calon presiden,” ujarnya.
Menurut Adi, pencalonan Anies juga dapat memberikan keuntungan elektoral bagi partai baru. Nama besar mantan Gubernur DKI Jakarta itu memiliki basis pendukung yang dapat menjadi modal politik bagi Gerakan Rakyat.
Basis massa tersebut berpotensi memberikan efek ekor jas atau coattail effect. Fenomena itu terjadi ketika popularitas kandidat utama ikut mendorong perolehan suara partai yang mengusungnya.
“Kalau partai ini lolos verifikasi dan mengusung Anies Baswedan, tentu diharapkan muncul efek ekor jas. Orang-orang yang selama ini mendukung Anies di Pilpres diharapkan juga akan memberikan dukungan kepada Partai Gerakan Rakyat,” jelas Adi.
Efek tersebut menjadi penting bagi partai baru karena mereka harus membangun tingkat keterkenalan sekaligus basis suara dalam waktu yang relatif terbatas menjelang Pemilu 2029.
Adi menjelaskan dukungan terhadap Anies tidak otomatis menjamin Gerakan Rakyat memperoleh suara besar. Namun, keterkaitan antara figur kandidat dan partai dapat menjadi salah satu modal elektoral apabila dikelola secara efektif.
Partai tersebut juga perlu melewati tahapan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku sebelum dapat mengikuti Pemilu 2029. Setelah berstatus peserta pemilu, tantangan berikutnya adalah mengubah popularitas figur menjadi dukungan terhadap partai.
“Harapannya, dukungan kepada Anies bisa berbanding lurus dengan peningkatan suara partai, sehingga Gerakan Rakyat mampu lolos ke parlemen,” pungkas Adi.
Peta politik menuju Pemilu 2029 masih sangat dinamis. Pencalonan presiden juga akan bergantung pada konfigurasi partai politik, ketentuan pencalonan yang berlaku, serta perkembangan koalisi dan tingkat elektabilitas para kandidat.
-
RIAU25/07/2026 23:59 WIBHari Jadi ke-514 Bengkalis, Kasmarni Buka CFN dengan Sajian Budaya dan UMKM
-
NASIONAL26/07/2026 06:00 WIBJubir Otorita IKN Ditemukan Tak Bernyawa di Rusun ASN
-
NASIONAL25/07/2026 22:00 WIBFaisal Lohy Minta KPK Dalami Peran Eks Jampidsus
-
JABODETABEK26/07/2026 15:40 WIBPramono Anung dan Menkes Tinjau HBKB Rasuna Said
-
EKBIS25/07/2026 21:00 WIBPrabowo Minta Menkeu Purbaya Simulasikan Dampak Harga Minyak
-
RIAU26/07/2026 16:00 WIBHari Mangrove Sedunia, Kasmarni Ajak Warga Jaga Pesisir Bengkalis
-
OASE26/07/2026 05:00 WIBRahasia Angin dalam Al-Qur’an yang Baru Dipahami Ilmuwan
-
JABODETABEK26/07/2026 07:30 WIBKomplotan Curanmor Diduga Bersenjata Api Kabur Usai Baku Tembak