Berita
Gelombang Tinggi 2,5 Meter, Tim SAR Hentikan Sementara Pencarian Korban dan Puing Sriwijaya Air
AKTUALITAS.ID – Tim SAR gabungan terpaksa menghentikan operasi pencarian korban dan puing pesawat Sriwijaya Air SJ-182 lantaran cuaca yang kurang mendukung. Hal itu demi keselamatan seluruh kru di lapangan. “Untuk sementara off. Kita lihat cuaca ini. Dapat informasi di sana tinggi gelombang 2,5 meter,” tutur Deputi Bina Tenaga dan Potensi SAR Abdul Haris Achadi di […]
AKTUALITAS.ID – Tim SAR gabungan terpaksa menghentikan operasi pencarian korban dan puing pesawat Sriwijaya Air SJ-182 lantaran cuaca yang kurang mendukung. Hal itu demi keselamatan seluruh kru di lapangan.
“Untuk sementara off. Kita lihat cuaca ini. Dapat informasi di sana tinggi gelombang 2,5 meter,” tutur Deputi Bina Tenaga dan Potensi SAR Abdul Haris Achadi di Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (13/1).
Menurutnya, di lokasi sendiri sejumlah kapal masih tetap bersiaga. Hanya saja, aktivitas pencarian sementara dihentikan sambil menunggu cuaca kembali bersahabat.
“Untuk sementara ini berhenti dulu sambil lihat cuaca. Sementara,” jelasnya.
Haris rencananya menuju lokasi pencarian korban dan puing pesawat jatuh Sriwijaya SJ 182 untuk menambah dukungan dari sisi medis. Termasuk fasilitas swab antigen virus Corona atau Covid-19.
“Dokter satu perawat empat orang,” tutupnya.
-
NUSANTARA15/04/2026 08:30 WIBWakapolda Riau Lepas Satgas Jembatan Merah Putih Tahap II
-
NUSANTARA15/04/2026 07:30 WIBKomplotan Curanmor Nawaripi Akhirnya Tertangkap
-
NUSANTARA15/04/2026 13:30 WIBKreatif Banget! Persit Mimika Ubah Batu Biasa Jadi Aksesori Premium
-
OTOTEK15/04/2026 16:30 WIBTiongkok Mulai Menyalip, Ini Dia Daftar Mobil Terlaris Sepanjang Q1 2026
-
POLITIK15/04/2026 10:00 WIBKasus Panas! Kritik ke Presiden Diseret ke Ranah Hukum
-
NUSANTARA16/04/2026 00:01 WIBTiga Warga Distrik Sinak Terluka Akibat Penembakan OPM
-
EKBIS15/04/2026 10:30 WIBPagi Hijau! Rupiah Menguat Lawan Dolar AS
-
NASIONAL15/04/2026 09:00 WIBHabiburokhman: Polri Harus Konsisten Tindak Anggota Bermasalah

















