Berita
Ikut Rombongan PBB, Dubes Italia Tewas Diberondong Kelompok Bersenjata di Kongo
Seorang Duta Besar Italia, Luca Attanasio, tewas akibat serangan saat mengikuti rombongan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Ibu Kota Goma, Republik Demokratik Kongo. Dilansir Associated Press, Senin (22/2), seorang perwira Kepolisian Italia turut menjadi korban tewas dalam kejadian itu. Menurut keterangan Kementerian Luar Negeri Italia, keduanya menjadi bagian dari misi Program Pangan Dunia PBB. Menurut saksi, […]
Seorang Duta Besar Italia, Luca Attanasio, tewas akibat serangan saat mengikuti rombongan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Ibu Kota Goma, Republik Demokratik Kongo.
Dilansir Associated Press, Senin (22/2), seorang perwira Kepolisian Italia turut menjadi korban tewas dalam kejadian itu.
Menurut keterangan Kementerian Luar Negeri Italia, keduanya menjadi bagian dari misi Program Pangan Dunia PBB. Menurut saksi, kelompok bersenjata menyergap dan memberondong kendaraan rombongan itu saat melintas di wilayah Nyrangongo, Provinsi Kivu Utara.
“Ada lima orang di dalam kendaraan itu, termasuk duta besar Italia. Pengemudi tewas di tempat terkena tembakan, sedangkan penumpang lainnya terluka. Situasinya sempat mencekam,” kata tokoh masyarakat setempat, Mambo Kaway.
Proses peralihan kekuasaan yang damai terjadi untuk pertama kali di Kongo pada Januari 2019 lalu. Saat itu Felix Tshisekedi menang dalam pemilihan presiden melawan Joseph Kabila yang dikenal sebagai politikus yang mempunyai dukungan kuat.
Akan tetapi, hasil pemilu itu sarat kecurangan dan disengketakan. Muncul dugaan Kabila memberikan dukungan kepada Tshisekedi untuk mengganjal kandidat dari kelompok oposisi yang justru dilaporkan menang pilpres.
Kongo merdeka dari Belgia pada 1960. Saat masih dijajah, pemerintah Belgia dilaporkan sangat kejam dan brutal terhadap penduduk setempat.
Akan tetapi, setelah merdeka, negara itu justru mengalami masa kepemimpinan diktator yang korup. Negara itu juga mengalami perang saudara dan menjadi sarang berbagai kelompok bersenjata.
Para pemberontak itu berebut menguasai wilayah yang kaya akan hasil alam, terutama mineral. Akibat perang saudara, sebanyak 5.2 juta orang terpaksa mengungsi dari Kongo.
PBB mengirimkan pasukan misi penjaga perdamaian untuk Kongo (MONUSCO). Namun, mereka mulai mengurangi bertahap jumlah pasukan yang mencapai 15 ribu, dan mengalihkan tugas itu kepada angkatan bersenjata setempat.
-
PAPUA TENGAH13/02/2026 15:20 WIBPenyerangan dan Pembakaran Fasilitas di Deiyai, Aparat Perketat Pengamanan
-
POLITIK13/02/2026 18:00 WIBGolkar Ungkap Bahlil Tak Berencana Jadi Cawapres 2029
-
NUSANTARA13/02/2026 15:30 WIBWapres Cek Pemberian Subsidi Bahan Pokok di Pasar Badung
-
PAPUA TENGAH13/02/2026 14:44 WIBBanyak Warga Mimika Keluhkan Kepesertaan PBI-JK Nonaktif, Ini Penjelasan BPJS
-
NASIONAL13/02/2026 16:00 WIBPrabowo: Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis Hanya 0,0006%
-
RAGAM13/02/2026 18:30 WIBMuhammadiyah dan Pemerintah Berbeda dalam Menetapkan Awal Ramadan
-
NASIONAL13/02/2026 14:30 WIBPrabowo Minta Menu MBG Disajikan Hangat
-
POLITIK13/02/2026 17:00 WIBMardiono: PPP Siap Dukung Prabowo di Pilpres 2029

















