Berita
Cegah Serangan Anti-Asia, New York Kerahkan Polisi Rahasia
Kepolisian New York, Amerika Serikat, berencana mengerahkan tim rahasia berisi personel yang menyamar untuk melawan serangan rasial terhadap orang Asia. Komisaris Kepolisian New York City, Dermot Shea, mengatakan bahwa mereka pihaknya akan menugaskan tim berisi personel keturunan Asia yang mengenakan pakaian biasa. “Orang berikutnya yang Anda targetkan melalui pidato atau aktivitas yang mengancam mungkin adalah […]
Kepolisian New York, Amerika Serikat, berencana mengerahkan tim rahasia berisi personel yang menyamar untuk melawan serangan rasial terhadap orang Asia.
Komisaris Kepolisian New York City, Dermot Shea, mengatakan bahwa mereka pihaknya akan menugaskan tim berisi personel keturunan Asia yang mengenakan pakaian biasa.
“Orang berikutnya yang Anda targetkan melalui pidato atau aktivitas yang mengancam mungkin adalah petugas polisi New York yang berpakaian biasa,” ujar Shea, seperti dikutip Reuters, Kamis (25/3).
Mulai akhir pekan ini, mereka akan berpatroli di kereta bawah tanah, toko bahan makanan, dan lokasi lain untuk membendung insiden anti-Asia yang kasusnya meningkat sepanjang tahun ini.
“Jika Anda akan melakukan kejahatan rasial di New York City, kami akan menemukan Anda. Kami tidak akan menoleransi orang menjadi sasaran [serangan] karena warna kulit mereka, agama yang mereka sembah, preferensi seksual mereka atau apa pun,” katanya.
Berdasarkan catatan kepolisian, sejauh ini mereka sudah melakukan tujuh penangkapan dari 26 insiden rasial terhadap orang Asia. Angka itu termasuk 12 serangan sepanjang tahun ini, tiga di antaranya yang terjadi akhir pekan lalu.
Rentetan insiden itu termasuk serangan dengan cutter, api menyala, dan pelecehan verbal.
Menurut Pusat Studi Kebencian dan Ekstremisme pada tahun 2020, kebencian terhadap orang Asia-Amerika naik 149 persen di 16 kota besar.
Para advokat menganggap lonjakan kejahatan rasial ini merupakan imbas dari ucapan Donald Trump yang berulang kali menyebut Covid-19 sebagai “virus China” dan “kung flu”, yang menurut sebagian orang turut mengobarkan sentimen anti-Asia.
-
Berita21/07/2026 20:50 WIBPekerja Pertamina Balongan Gelar Aksi Melawan ‘Sunat’ Upah akibat Pergantian Vendor
-
RIAU22/07/2026 10:52 WIBDiikuti 15.080 Pelari, Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Ekonomi Daerah Rp58,9 Miliar
-
NASIONAL22/07/2026 07:00 WIBBaru Sebulan Menjabat, Kepala BGN Pilih Mundur
-
NASIONAL21/07/2026 20:30 WIBKPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar dalam OTT Korupsi Pemkab Lombok Barat
-
POLITIK22/07/2026 11:00 WIBSaan Tegaskan RUU Pemilu Tak Ganggu Agenda Pemilu
-
JABODETABEK22/07/2026 05:30 WIBBMKG: Jakarta Didominasi Cuaca Berawan
-
NASIONAL21/07/2026 17:35 WIBDPR Minta Penanganan Kasus Febrie Transparan
-
EKBIS21/07/2026 20:00 WIBFerry Latuhihin Kritik Anggaran MBG dan KDMP