Berita
Komisi IX DPR Dorong Kepala BP2MI Bertemu Jokowi Bahas Kebutuhan Tambahan TA 2021
AKTUALITAS.ID – Komisi IX DPR mendukung peningkatan alokasi anggaran Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Tahun 2021. Komisi IX DPR RI menilai anggaran BP2MI tahun 2021 sangat rendah dibandingkan dengan Tugas, Pokok dan Fungsi yang melekat di BP2MI untuk melindungi dan memberdayakan PMI. Oleh karena itu, BP2MI diminta untuk melakukan berbagai upaya dalam rangka peningkatan […]
AKTUALITAS.ID – Komisi IX DPR mendukung peningkatan alokasi anggaran Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Tahun 2021.
Komisi IX DPR RI menilai anggaran BP2MI tahun 2021 sangat rendah dibandingkan dengan Tugas, Pokok dan Fungsi yang melekat di BP2MI untuk melindungi dan memberdayakan PMI. Oleh karena itu, BP2MI diminta untuk melakukan berbagai upaya dalam rangka peningkatan anggaran TA 2021, baik yang bersumber dari APBN maupun non APBN.
Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Runtunewa membahas realisasi anggaran BP2MI tahun anggaran 2020 dan konsep Kredit Usaha Rakyat dalam pembiayaan penempatan PMI.
“Komisi IX DPR RI mendorong Kepala BP2MI untuk bertemu Presiden RI dalam rangka membicarakan kebutuhan penambahan anggaran BP2MI TA 2021, sehingga penempatan, pelindungan, dan pemberdayaan PMI dapat dimaksimalkan terutama di masa Pandemi Covid-19,” ujar Felly saat membacakan basil kesimpulan RDP dengan BP2MI, Kamis 25/3/2021.
Sekretaris Utama BP2MI Tatang Budi Utama Razak berharap agar tidak terjadi refocusing anggaran BP2MI pada tahun ini. “Tahun lalu akibat pandemi Covid-19, penempatan PMI belum dimungkinkan, namun untuk tahun ini sudah memungkinkan untuk kita melakukan penempatan. Ketersediaan anggaran akan mendukung optimalisasi kerja tersebut” jelasnya saat RDP dengan Komisi IX DPR,
“ Peraturan BP2MI No. 9 Tahun 2020 tentang Pembebasan Biaya Penempatan PMI menekankan bahwa biaya penempatan tidak boleh dibebankan kepada PMI terutama untuk sepuluh jabatan. Saat ini kita sedang mengkaji negara-negara serta penyesuaian komponen pembiayaannya” tambahnya.
Apresiasi positif datang dari para anggota DPR RI peserta rapat yang mendukung kebijakan BP2MI dalam upaya pelindungan dan pemberdayaan PMI.
Ratu Ngadu Bonu Wulla dari fraksi Partai Nasdem bahkan memberikan pujian bernada haru, betapa BP2MI telah banyak berperan bagi warga PMI di daerah asalnya Nusa Tenggara Timur.
“Saya apresiasi sebesar-besarnya kepada BP2MI atas kinerjanya menunjukkan negara hadir untuk melindungi PMI yang bermasalah di luar negeri. Saya mewakili masyarakat NTT khususnya, dan Indonesia pada umumnya meminta agar anggaran BP2MI naik tiga kali lipat” tuturnya
Saleh Daulay, anggota DPR RI fraksi PAN juga menyatakan dukungan penuh untuk peningkatan anggaran BP2MI. “Besaran anggaran dari BP2MI menunjukkan keseriusan negara dalam pelindungan Pekerja Migran Indonesia, karena anggaran merupakan kunci pelaksanaan kerja-kerja birokrasi. Saya minta dalam kesimpulan rapat perlu kita sebutkan terkait dukungan peningkatan anggaran tersebut” tandasnya.
Komisi IX juga mendorong BP2MI untuk mensosialisasikan program Kredit Usaha Rakyat bagi para CPMI untuk memberikan keberdayaan bagi CPMI serta menghindarkan mereka dari jeratan sindikat Penempatan Ilegal PMI.
-
NASIONAL06/09/2026 06:44 WIBErupsi Anak Krakatau Bikin Bandara Soetta Tutup
-
JABODETABEK06/09/2026 05:30 WIBJakarta Disengat Cuaca Cerah Nyaris 35 Derajat Hari Ini
-
NASIONAL06/09/2026 09:00 WIBErupsi Anak Krakatau, Tiga Bandara Tutup Darurat Pagi Ini
-
JABODETABEK06/09/2026 08:30 WIBPonsel Rp18 Juta Turis India Hilang Dijambret
-
NUSANTARA06/09/2026 09:30 WIBErupsi Anak Krakatau Bikin Abu Bertebaran di Pandeglang
-
DUNIA05/09/2026 21:00 WIBWNI Magang di Jepang Tewas di Dalam Mesin Pabrik
-
OASE06/09/2026 05:00 WIBTangan dan Kaki Akan Bersaksi di Hari Kiamat
-
NUSANTARA06/09/2026 07:30 WIBDentuman Anak Krakatau Gegerkan Pandeglang