Berita
Usai Bentrokan Yerusalem, PM Israel Minta Semua Pihak Tenang
Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu meminta semua pihak tenang dan tidak bereaksi berlebihan menyusul bentrokan yang terjadi di Yerusalem Timur. “Agar semua patuh hukum. Saya menyerukan agar semua pihak tenang,” kata Netanyahu dikutip AFP, Sabtu (24/4). Sejak tiga hari terakhir bentrokan tidak terelakkan di Yerusalem. Pada Kamis (22/4), pemuda Palestina terjebak dalam aksi serang […]
Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu meminta semua pihak tenang dan tidak bereaksi berlebihan menyusul bentrokan yang terjadi di Yerusalem Timur.
“Agar semua patuh hukum. Saya menyerukan agar semua pihak tenang,” kata Netanyahu dikutip AFP, Sabtu (24/4).
Sejak tiga hari terakhir bentrokan tidak terelakkan di Yerusalem. Pada Kamis (22/4), pemuda Palestina terjebak dalam aksi serang dengan para Yahudi Otrodoks. Hampir 150 orang dilaporkan jatuh terluka.
Masjid Al Aqsa tak luput jadi saksi bentrokan. Puluhan ribu Muslim berhadapan dengan para tentara Israel bersenjata.
Tentara Israel melepaskan banyak roket ke sejumlah titik permukiman warga. Tank-tank Israel menembaki pemuda di Gaza. Blokade di mana-mana.
Israel mengklaim serangan udara yang melibatkan jet tempur dan helikopter memiliki sasaran basis militer Hamas.
“Saya memberikan instruksi seperti skenario,” kata Netanyahu.
-
RAGAM04/10/2026 15:35 WIBAzka Corbuzier Debut Akting Lewat Home, Almost, Tayang Perdana di New York
-
DUNIA04/10/2026 15:00 WIB1.540 Milisi Houthi Tumbang Dihantam 474 Serangan Militer Yaman
-
POLITIK04/10/2026 14:00 WIBTB Hasanuddin Ingatkan Saleh Mustafa soal Rangkap Jabatan
-
NASIONAL04/10/2026 13:00 WIBGerebek Klaten! Densus 88 Ringkus 2 Terduga Teroris di Kontrakan
-
NUSANTARA04/10/2026 13:30 WIBBMKG Bongkar Penyebab Udara Makassar Mendadak Tak Sehat
-
NUSANTARA04/10/2026 12:30 WIBGempa Pagi Hari Luluhlantakkan Rumah Warga di Sumba
-
DUNIA04/10/2026 12:00 WIBDemo Siswa Meledak, 2.000 Orang Ditangkap di Prancis
-
EKBIS04/10/2026 16:00 WIBMenhub Buka Masalah Impor KRL Bekas Jepang