Berita
Senin Pagi, Dolar AS Menguat ke Level Rp 14.480
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini menguat tipis ke level 14.480. Meski sudah tinggalkan Rp 14.500, dolar AS menguat 4 poin. Demikian dikutip dari RTI, Kamis (26/7/2021).Dolar AS berada di level tertingginya Rp 14.480 dan terlemahnya Rp 14.470. Sementara itu, data RTI mencatat dolar AS mengalami penguatan terhadap rupiah sebesar 0,11% sepekan terakhir, […]
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini menguat tipis ke level 14.480. Meski sudah tinggalkan Rp 14.500, dolar AS menguat 4 poin.
Demikian dikutip dari RTI, Kamis (26/7/2021).
Dolar AS berada di level tertingginya Rp 14.480 dan terlemahnya Rp 14.470.
Sementara itu, data RTI mencatat dolar AS mengalami penguatan terhadap rupiah sebesar 0,11% sepekan terakhir, naik 0,36% selama sebulan terakhir.
Mata uang Paman Sam juga menguat terhadap yuan China. Yuan ditekan dolar AS 0,01% ke level 6,48. Namun, dolar AS keok lawan Yen Jepang 0,14%. Dolar AS berada di level 110.
Sedangkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka menguat. IHSG bertambah di hari pertama perpanjangan PPKM Level 4.
Melansir data RTI, Senin (26/7/2021), pada pra pembukaan IHSG menguat 7 poin (0,12%) ke 6.109,03.
Pada pukul 09.00, IHSG melanjutkan penguatan 17 poin (0,28%) ke 6.119,06. LQ45 juga bertambah 2 poin ke 848,119.
-
POLITIK29/06/2026 17:00 WIBSafari Politik Jokowi dan PSI Berpotensi Timbulkan Kegaduhan
-
POLITIK29/06/2026 11:00 WIBPartai Buruh Oleng Dihantam Badai Pengunduran Diri 1,3 Juta Kader
-
NASIONAL29/06/2026 16:37 WIBKPK Lakukan OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau
-
POLITIK29/06/2026 09:00 WIB64 Guru Besar Desak Hentikan Intimidasi Mahasiswa
-
JABODETABEK29/06/2026 06:30 WIBSIM Keliling Jakarta Senin 29 Juni
-
EKBIS29/06/2026 11:30 WIBHarga Minyak Dunia Naik Lagi
-
NASIONAL29/06/2026 16:30 WIBGus Yaqut Masih Dirawat di RS Polri, KPK Siapkan Tahap II Kasus Korupsi Kuota Haji
-
POLITIK29/06/2026 19:30 WIBSafari Politik di Basis Gerindra dan Riltual Injak Logo Mirip PDIP, Pengamat: Jokowi Bermain Api