Berita
DPRD DKI Minta Kantor Kecamatan Koja Direhab Total
AKTUALITAS.ID – Komisi A DPRD DKI Jakarta yang membidangi pemerintahan mendesak Pemerintah Kota Jakarta Utara memprioritaskan rehabilitasi total Kantor Kecamatan Koja mengingat kondisi bangunan yang tak layak karena usia dan banyak kerusakan.
Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Karyatin Subiantoro mengatakan, rehab total untuk Kantor Kecamatan Koja ini perlu segera dilakukan untuk mengoptimalkan pelayanan terhadap masyarakat.
“Harapannya dengan rehab total Kecamatan Koja pelayanan semakin meningkat. Karena akses masuknya kurang bagus, maka perlu ada performa kantor yang bisa memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat,” ujar Karyatin di gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (15/3/2022).
Karyatin juga mengusulkan agar disiapkan lahan yang layak (sekitar 200 meter) untuk memfasilitasi kendaraan dan peralatan pemadam kebakaran (damkar) mengingat di Jakarta Utara banyak permukiman padat penduduk.
“Kami juga kemarin sudah berkoordinasi dengan damkar agar perlu ada di situ sehingga ketika ada pengaduan masyarakat terkait kebakaran bisa cepat tertangani,” katanya.
Karyatin berharap dengan anggaran sebesar Rp31,8 miliar, rehabilitasi Kantor Kecamatan Koja dapat rampung tepat waktu sesuai rencana, yakni di akhir 2022.
“Paling tidak kami dari fungsi pengawasan ingin di pertengahan 2022 harus dimulai sehingga bisa selesai tepat waktu,” katanya.
Di kesempatan yang sama, Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana menjelaskan, saat ini prosesnya baru ditahap lelang untuk penghapusan aset oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Kemudian dilanjutkan lelang konstruksi oleh Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ).
“Memang tahapannya Kecamatan Koja ini masih lelang di KPKNL untuk penghapusan asetnya. Penetapan pemenang penghapusan aset itu besok tanggal 16 Maret, lalu untuk fisiknya ini sedang proses ‘review’ dan konstruksi serta pengawasannya juga akan di umumkan pemenangnya oleh BPBJ,” ujarnya.
-
EKBIS11/02/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Hari Ini Rabu 11 Februari 2026 Turun Rp7.000 per Gram
-
POLITIK11/02/2026 09:00 WIBPengamat: Proposal Zulhas Cawapres Prabowo Bukan Harga Mati bagi PAN
-
POLITIK11/02/2026 10:00 WIBGerindra: Keputusan Cawapres Prabowo 2029 Tergantung Koalisi
-
EKBIS11/02/2026 10:30 WIBDolar AS Keok, Rupiah dan Mata Uang Asia Kompak Pesta Pora
-
NASIONAL11/02/2026 11:00 WIBPelayanan Haji 2027, Kementerian Haji Minta Tambahan Anggaran Rp3,1 Triliun
-
JABODETABEK11/02/2026 08:30 WIBPolda Metro Jaya Gelar SIM Keliling di 5 Lokasi Jakarta Hari Ini
-
EKBIS11/02/2026 09:30 WIBIHSG Melonjak Tembus 8.200, Saham Energi dan Teknologi Pimpin Penguatan
-
DUNIA11/02/2026 12:00 WIBWHO Konfirmasi Kematian Perempuan di Bangladesh Akibat Virus Nipah

















