Berita
Bawaslu Bantul Buka Pendaftaran 3.166 Pengawas TPS Pemilu 2024
AKTUALITAS.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, membuka pendaftaran 3.166 pengawas tempat pemungutan suara (TPS) untuk Pemilihan Umum serentak tahun 2024 di seluruh wilayah tersebut.
“Pengawas TPS adalah penyelenggara Pemilu di jajaran Bawaslu yang dibentuk oleh panitia pengawas pemilu (panwaslu) kecamatan,” kata Ketua Bawaslu Bantul Didik Joko Nugroho dalam keterangannya di Bantul, Senin (18/12/2023).
Menurutnya, dibutuhkan sebanyak 3.166 pengawas TPS untuk Pemilu 2024, atau sesuai dengan jumlah TPS reguler yang akan disiapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul pada saat pemungutan suara 14 Februari 2024.
Ia mengajak masyarakat yang tertarik untuk mendaftar pengawas TPS untuk menyiapkan diri dan persyaratan yang akan diinformasikan kemudian dan terus memantau perkembangan informasi melalui media sosial Bawaslu Bantul.
Kemudian, nantinya pengawas TPS akan bertugas membantu panwaslu kelurahan atau desa dalam mengawasi tahapan pemungutan dan penghitungan suara di TPS pada hari pencoblosan dengan masa tugas satu bulan terhitung sejak 23 hari sebelum pemungutan hingga tujuh hari setelah hari pemungutan.
Tugas, wewenang dan kewajiban pengawas TPS adalah pencegahan dugaan pelanggaran pemilu atau pemilihan.
“Melakukan pengawasan tahapan pemungutan dan penghitungan surat suara Pemilu, dan pengawasan pergerakan hasil penghitungan suara,” katanya.
Pengawas TPS, lanjut dia, juga bertugas melakukan penerimaan laporan dan atau temuan dugaan pelanggaran pemilu maupun pemilihan.
“Kemudian menyampaikan laporan dan atau temuan dugaan pelanggaran pemilu kepada panwaslu kecamatan melalui panwaslu kelurahan atau desa,” pungkasnya. (IYAN KUSUMA/RAFI)
-
RIAU12/04/2026 14:45 WIBRicuh di Panipahan, Kapolda Riau Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim
-
RIAU12/04/2026 17:00 WIBSadis dan Dipengaruhi Narkoba! Pelaku Curas Maut di Bengkalis Hantam Korban Hingga Tewas
-
DUNIA12/04/2026 12:00 WIBIsrael Disebut Akan Ganggu Gencatan Senjata Iran dan AS
-
EKBIS12/04/2026 12:30 WIBGawat! Uang Warga Indonesia Rp9,1 T Hilang Setiap Hari
-
NASIONAL12/04/2026 14:00 WIBJubir: Ceramah JK Soal Syahid Disalahartikan
-
NASIONAL12/04/2026 13:00 WIBEddy: Strategi Prabowo Bikin Ekonomi RI Tetap Stabil
-
OTOTEK12/04/2026 19:30 WIBSistem Pengemudian Otonomos Tesla Disetujui
-
EKBIS12/04/2026 23:00 WIBAPBN Dinilai Masih Resiliens, Namun Perlu Kewaspadaan

















