Berita
China Sebut Veto AS di DK PBB Hancurkan Mimpi Rakyat Palestina
AKTUALITAS.ID – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, dengan tegas mengecam langkah Amerika Serikat dalam pemungutan suara resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait Palestina.
Dalam konferensi pers di Beijing, Lin Jian menyatakan, “Lagi-lagi veto AS yang menolak keanggotaan penuh Palestina di PBB dan menghancurkan impian rakyat Palestina yang telah bertahan selama puluhan tahun. Sejarah dan masyarakat dunia tidak akan melupakan tindakan tidak masuk akal ini.”
China, yang selalu berpihak pada perdamaian dan keadilan, dengan tegas mendukung keanggotaan penuh Palestina di PBB. Lin Jian menambahkan, “China selalu berpihak pada perdamaian, keadilan dan hati nurani.
China dengan tegas mendukung keanggotaan penuh Palestina di PBB dan akan terus bekerja tanpa henti dengan pihak-pihak terkait untuk mengakhiri pertempuran di Gaza secepatnya, meringankan bencana kemanusiaan dan menerapkan solusi dua negara.”
Resolusi DK PBB yang diajukan oleh Aljazair mendapatkan dukungan dari 12 dari total 15 negara anggota DK PBB. Namun, Amerika Serikat menggunakan hak vetonya, yang menurut Lin Jian, telah menghancurkan impian rakyat Palestina.
Hal ini menyoroti perlunya komunitas internasional untuk sepenuhnya menerapkan resolusi DK PBB dan Majelis Umum PBB yang relevan, serta menghormati keinginan rakyat Palestina. (YAN KUSUMA/RAFI)
-
NASIONAL05/08/2026 11:00 WIBWaspadai Potensi Kericuhan, Aksi 50 Ribu Buruh Ditunda
-
OTOTEK05/08/2026 13:30 WIBWhatsApp Kena Gelombang Suspend, Begini Cara Selamatkan Akun
-
EKBIS05/08/2026 09:30 WIBIHSG Dibuka Menguat ke 6.338
-
POLITIK05/08/2026 10:00 WIBPegiat Pemilu Minta MK Rombak Aturan Sengketa Pilpres
-
JABODETABEK05/08/2026 15:30 WIBPrajurit TNI Diduga Aniaya Eks Polisi Hingga Tewas
-
JABODETABEK05/08/2026 16:30 WIBBMKG Ungkap Alasan Jakarta Tiba-Tiba Diguyur Hujan
-
EKBIS05/08/2026 10:30 WIBRupiah Hajar Dolar AS di Awal Sesi
-
NUSANTARA05/08/2026 14:30 WIBEl Nino Mengganas, BMKG Tetapkan 7 Provinsi Status Awas