DUNIA
Iran Sebut Larangan Perjalanan AS sebagai Serangan terhadap Martabat Bangsa
AKTUALITAS.ID — Pemerintah Iran mengecam keras kebijakan larangan perjalanan terbaru yang diumumkan Amerika Serikat, menyebutnya sebagai bukti nyata dari permusuhan mendalam terhadap rakyat Iran. Larangan tersebut diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump pada Rabu malam (4/6 waktu setempat), dan secara resmi akan berlaku mulai 9 Juni 2025.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh Kementerian Luar Negeri Iran dan disiarkan oleh kantor berita resmi IRNA, Teheran menuduh kebijakan AS sebagai bentuk diskriminasi berdasarkan kebangsaan dan agama.
“Keputusan ini jelas mencerminkan pola pikir diskriminatif dan bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar hukum internasional, seperti prinsip non-diskriminasi dan penghormatan terhadap hak asasi manusia,” bunyi pernyataan tersebut.
Iran juga mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan lembaga-lembaga hak asasi internasional untuk secara terbuka menolak kebijakan sepihak dan diskriminatif yang diambil Washington. Pemerintah Iran menegaskan akan menggunakan segala saluran hukum dan diplomatik yang tersedia untuk melindungi hak-hak warganya dan merespons dampak dari keputusan AS tersebut.
Larangan perjalanan ini mencakup total 12 negara, yakni Afghanistan, Chad, Republik Kongo, Guinea Khatulistiwa, Eritrea, Haiti, Iran, Libya, Myanmar, Somalia, Sudan, dan Yaman. Gedung Putih mengklaim keputusan ini diambil atas dasar alasan keamanan nasional.
Namun bagi Iran, kebijakan ini lebih dari sekadar isu keamanan. “Ini adalah serangan terhadap martabat dan hak warga negara kami. Tidak ada justifikasi moral atau hukum untuk tindakan semacam ini,” tegas Kementerian Luar Negeri Iran.
Kritik keras ini menambah ketegangan antara Teheran dan Washington yang dalam beberapa tahun terakhir terus memburuk, terutama sejak AS keluar dari kesepakatan nuklir Iran dan memberlakukan kembali sanksi ekonomi yang berat. (ARI WIBOWO/DIN)
-
NUSANTARA09/04/2026 14:00 WIBWaspada Awan Panas! Gunung Semeru Meletus Beruntun 4 Kali pada Kamis
-
OTOTEK09/04/2026 13:30 WIBNgeri! Hampir 15 Juta Serangan Website Terjadi di Indonesia
-
POLITIK09/04/2026 14:00 WIBKader PPP Khawatir Partai Tersingkir dari Pemilu 2029
-
FOTO09/04/2026 16:55 WIBFOTO: Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Komersial Listrik di Magelang
-
POLITIK09/04/2026 13:00 WIBGolkar Target Tambah Kursi DPR di Pemilu 2029
-
NUSANTARA09/04/2026 15:30 WIBSkandal Briptu Intip Polwan, Benarkah Lolos Kode Etik?
-
PAPUA TENGAH09/04/2026 16:00 WIBJejak CCTV Ungkap Tragedi Berdarah di Halaman Masjid Al-Azhar Timika
-
OLAHRAGA10/04/2026 08:00 WIBPiala Dunia 2026, Bakal Dipimpin 52 Wasit Utama

















