DUNIA
Iran: Tuntutan Gencatan Senjata AS Disampaikan Lewat Perantara
AKTUALITAS.ID – Iran menyatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan tuntutan tentang potensi gencatan senjata dengan Amerika Serikat melalui perantara yang menandakan kontak tidak langsung dengan Washington masih berlangsung untuk mengakhiri konflik saat ini.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengatakan dalam konferensi pers bahwa Teheran telah menguraikan tuntutannya berdasarkan kepentingan nasional dan menyampaikannya melalui pihak ketiga.
“Kami telah menyusun serangkaian tuntutan berdasarkan kepentingan dan pertimbangan kami. Kami tidak malu untuk menyuarakan tuntutan yang sah dan logis,” katanya saat ditanya apakah ada rencana baru untuk mengakhiri perang antara Iran dan AS, pada Senin (6/4/2026).
“Posisi Iran telah disampaikan melalui perantara,” ucapnya sembari menambahkan bahwa pertukaran pesan melalui pihak ketiga merupakan hal yang wajar dan terus berlangsung.
Baqaei turut menegaskan bahwa kesediaan Iran untuk menyampaikan posisinya secara jelas tidak boleh ditafsirkan sebagai tanda mundur.
“Menyampaikan posisi kami dengan cepat dan berani tidak boleh diartikan sebagai langkah mundur,” ujar dia dengan menambahkan bahwa Iran telah menyiapkan tanggapan dan akan mengumumkannya bila diperlukan.
Ketegangan kawasan meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap Iran pada 28 Februari, yang sejauh ini menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei.
(Yan Kusuma/goeh)
-
POLITIK01/08/2026 06:00 WIBJPPR Desak KPU RI Lepas Rekrutmen KPUD
-
NASIONAL01/08/2026 07:00 WIBKPK Buka Babak Baru Kasus Korupsi DJKA Medan
-
OASE01/08/2026 05:00 WIBPesan Tegas Al-Qur’an untuk yang Sering Menyalahkan Keadaan
-
NASIONAL01/08/2026 10:00 WIBKPK: Pemanggilan Raja Juli Tergantung Bukti
-
JABODETABEK01/08/2026 06:30 WIB5 Titik SIM Keliling Jakarta Resmi Dibuka
-
EKBIS01/08/2026 07:30 WIBPertamax Resmi Turun Mulai Hari Ini
-
JABODETABEK01/08/2026 09:30 WIBPramono Perintahkan Pagar Tinggi Mal Dibongkar
-
NUSANTARA01/08/2026 08:30 WIBBMKG Ungkap Daerah Paling Parah Dilanda Kekeringan

















