DUNIA
Mohsen Rezaei: Strategi Baru Iran Akan Hantam Fondasi Kekuatan AS
AKTUALITAS.ID – Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC) Mohsen Rezaei memperingatkan Amerika Serikat bahwa Teheran telah menyiapkan strategi baru yang mencakup medan perang, diplomasi, dan penanggulangan blokade ekonomi. Rezaei mengklaim strategi tersebut akan mengguncang fondasi kekuatan Washington di tengah perang yang disebutnya telah berlangsung selama tujuh bulan.
“Dengan upaya putus asa ini, Anda tidak hanya akan gagal keluar dari jurang neraka yang telah Anda ciptakan sendiri,” kata Rezaei melalui pernyataan yang diunggah di media sosial X, dikutip Jumat (4/9/2026).
Rezaei menyampaikan peringatan tersebut dengan menyoroti langkah Amerika Serikat dalam perang yang tengah berlangsung. Ia berpandangan upaya Washington untuk menyelamatkan situasi yang ada tidak akan menghasilkan tujuan yang diharapkan.
Ia juga menyinggung kondisi di Washington dan Tel Aviv yang disebutnya mengalami peningkatan kepanikan setelah perang agresi terhadap Iran berlangsung selama tujuh bulan.
Rezaei mengklaim konflik tersebut sejauh ini belum mampu menghasilkan pencapaian strategis seperti yang diharapkan pihak yang berhadapan dengan Iran.
Dalam pernyataannya, Rezaei menegaskan strategi baru Teheran tidak hanya akan bertumpu pada pendekatan di medan perang.
Iran, kata dia, juga akan menggunakan jalur diplomasi sebagai salah satu bagian dari strategi yang disiapkan untuk menghadapi perkembangan konflik.
Selain itu, strategi tersebut mencakup langkah untuk menghadapi blokade ekonomi. Rezaei menempatkan ketiga bidang tersebut sebagai bagian dari pendekatan Iran dalam menghadapi tekanan yang ada.
“Tetapi Anda juga akan segera menyaksikan bagaimana strategi baru Iran di medan perang, diplomasi, dan penanggulangan blokade ekonomi akan menghancurkan fondasi Anda,” ujar Rezaei.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi peringatan Rezaei terhadap Amerika Serikat mengenai arah kebijakan yang akan ditempuh Teheran.
Ia menggambarkan strategi Iran sebagai pendekatan yang tidak hanya mengandalkan kekuatan di medan perang, tetapi juga menggabungkan instrumen diplomatik dan ekonomi.
Rezaei tidak merinci dalam pernyataan tersebut bentuk konkret dari strategi baru Iran di tiga bidang itu. Namun, ia menegaskan bahwa langkah yang disiapkan Teheran akan berdampak terhadap posisi Amerika Serikat.
Peringatan tersebut disampaikan di tengah konflik yang, berdasarkan pernyataan Rezaei, telah berlangsung selama tujuh bulan. Ia menilai upaya yang dilakukan sejauh ini belum mampu mencapai tujuan strategis terhadap Iran.
Melalui pernyataan di media sosial tersebut, Rezaei kembali menegaskan posisi Teheran untuk menghadapi tekanan melalui kombinasi strategi militer, diplomasi, dan penanggulangan blokade ekonomi.
-
NASIONAL03/09/2026 19:00 WIBKemenkop Bantah Anggaran Rp103 Miliar Khusus untuk Podcast
-
NASIONAL03/09/2026 20:00 WIBKronologi Keracunan MBG di Tanggulangin: Dimasak Subuh, Makanan Tiba di Sekolah Menjelang Siang
-
NUSANTARA03/09/2026 19:30 WIBDinkes Sidoarjo Catat 664 Korban Keracunan MBG, 77 Pasien Masih Dirawat Intensif
-
NASIONAL03/09/2026 20:30 WIBBahas Perdagangan hingga Energi Nuklir, Prabowo dan Putin Dorong Konektivitas Maritim Dua Negara Pasifik
-
NASIONAL03/09/2026 21:35 WIBBawaslu Minta Media Tetap Kritis, Bukan Sekedar Jadi Corong Lembaga
-
Berita03/09/2026 18:45 WIBGelar Pertemuan Bilateral di Vladivostok, Prabowo Sebut Kehadiran di EEF Bentuk Komitmen Kemitraan RI-Rusia
-
FOTO04/09/2026 13:00 WIBFOTO: ACC Kembangkan Potensi Warga Desa Cibunian
-
POLITIK03/09/2026 22:29 WIBJelang Akhir Masa Jabatan, Bawaslu Jadikan Masa Nontahapan Momentum Evaluasi
















