NUSANTARA
Isi Jabatan Eselon, Sultra Terapkan Sistem Daftar Tunggu
AKTUALITAS.ID – Sistem daftar tunggu (waiting list) dalam mekanisme pengisian jabatan eselon III dan IV di lingkup birokrasi Provinsi Sulawesi Tenggara, mulai diterapkan Pemprov Sultra.
Hal itu dilakukan untuk menjamin objektivitas serta agar pemerintah daerah memiliki stok aparatur berkompeten yang siap pakai.
Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka, mengatakan bahwa melalui sistem baru ini, peserta hasil seleksi akan dibagi ke dalam dua kategori, yakni status lolos dan status lulus.
Peserta lolos akan langsung menempati posisi yang tersedia, sedangkan peserta lulus akan dimasukkan ke dalam bank data.
“Biasanya jika ingin mengisi jabatan, kita mencari siapa yang memenuhi syarat secara mendadak sehingga pilihannya terkadang asal-asalan. Dengan sistem ini, yang lulus akan masuk daftar tunggu untuk memprioritaskan mereka mengisi jabatan yang kosong di kemudian hari,” katanya di Kendari, Kamis (9/4/2026).
Dia menjelaskan bahwa mekanisme ini juga mengedepankan sistem meritokrasi yang didasarkan pada kemauan dan kemampuan aparatur sipil negara (ASN) dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya.
Adapun proses seleksi telah dilaksanakan sejak 30 Maret hingga 8 April 2026, yang mencakup pengisian 27 jabatan eselon III (tingkat administrator) dan 24 jabatan eselon IV (tingkat pengawas).
Ia menambahkan bahwa para pejabat yang dinyatakan lolos akan segera dilantik setelah Pertimbangan Teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) diterbitkan, yang diperkirakan memakan waktu sekitar lima hingga enam hari ke depan.
“Selama menunggu proses administrasi dari BKN, nama-nama yang telah diumumkan dinyatakan bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. Langkah ini diambil sebagai komitmen transparansi dalam penataan personel di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara,” katanya.
(Purnomo/goeh)
-
NASIONAL15/10/2026 10:00 WIB“Bercerai Kawin Lagi!” Candaan Gubernur Kalteng Soal Karhutla Bikin DPR Murka
-
EKBIS15/10/2026 10:30 WIBRupiah Makin Loyo, Dolar AS Dekati Rp18.000
-
EKBIS15/10/2026 09:30 WIBIHSG Dibuka Anjlok ke 5.917
-
NUSANTARA15/10/2026 13:30 WIBGunung Sibayak Tak Bisa Didaki Selama Sebulan
-
NASIONAL15/10/2026 12:30 WIBPKP Gandeng Djarum dan Astra untuk Renovasi Rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah
-
POLITIK15/10/2026 13:00 WIBDKPP Terima Lima Aduan terkait Putusan MK
-
NASIONAL15/10/2026 11:00 WIBKomnas HAM Bidik Tanggung Jawab Negara soal Karhutla Kalbar
-
EKBIS15/10/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Hari Ini 15 Oktober 2026 Turun Rp13.000

















