DUNIA
PBB Akhirnya Umumkan Agresi Israel di Gaza adalah Genosida
AKTUALITAS.ID – Untuk pertama kalinya, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) secara resmi menetapkan agresi militer Israel di Jalur Gaza sebagai kejahatan genosida. Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Komisi Penyelidikan Internasional Independen PBB, Navi Pillay, pada hari Selasa (16/9/2025).
Keputusan ini didasarkan pada temuan bukti dan pernyataan dari para pejabat tinggi Israel yang mengarah pada niat untuk melakukan genosida. Pillay secara spesifik menyebut nama Presiden Isaac Herzog, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant.
“Kami telah mengidentifikasi presiden, perdana menteri, dan mantan menteri pertahanan berdasarkan pernyataan dan perintah yang mereka berikan,” kata Pillay. “Karena ketiganya adalah agen negara, menurut hukum, negaralah yang bertanggung jawab. Jadi, kami katakan negara Israel-lah yang telah melakukan genosida.”
Laporan komisi ini juga menyertakan bukti tidak langsung lainnya, selain pernyataan para pejabat Israel, yang mendukung tuduhan genosida.
Sejak serangan brutal Israel dimulai pada Oktober 2023, lebih dari 64.000 warga Palestina tewas, dan jutaan lainnya terpaksa menjadi pengungsi. Selain serangan gencar, Israel juga memblokir bantuan kemanusiaan, yang menyebabkan krisis pangan parah di Gaza.
Menanggapi laporan ini, Kementerian Luar Negeri Israel menolak dan membantah keras tuduhan tersebut. Dalam sebuah pernyataan resmi, mereka menyebut laporan itu “menyimpang dan salah,” sambil menuntut agar Komisi Penyelidikan ini segera dihapus. (Mun)
-
RIAU28/06/2026 20:30 WIBFahmil Qur’an Bengkalis Melaju ke Final MTQ Riau 2026 Usai Raih Nilai Tertinggi
-
POLITIK28/06/2026 22:30 WIBPengamat Sebut Parpol Harus Punya Enam Modal Agar Punya Kekuatan Besar di Indonesia
-
POLITIK29/06/2026 17:00 WIBSafari Politik Jokowi dan PSI Berpotensi Timbulkan Kegaduhan
-
NASIONAL29/06/2026 00:00 WIBDPR Desak Kemhan Hentikan Sementara Latsarmil SPPI 2026
-
EKBIS28/06/2026 21:00 WIBPrabowo Diminta Tinjau Ulang Rencana Aturan Kadar Tar dan Nikotin Rokok
-
POLITIK29/06/2026 11:00 WIBPartai Buruh Oleng Dihantam Badai Pengunduran Diri 1,3 Juta Kader
-
NASIONAL29/06/2026 06:00 WIBPDIP Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihentikan
-
POLITIK29/06/2026 09:00 WIB64 Guru Besar Desak Hentikan Intimidasi Mahasiswa