Connect with us

DUNIA

Hamas Tegaskan Perlawanan Belum Berakhir

Aktualitas.id -

Kelompok pejuang Palestina Hamas. (Anadolu Agency)

AKTUALITAS.ID – Kelompok Hamas menepis berbagai laporan yang menyebut kesepakatan terbaru untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza merupakan bentuk perlucutan senjata total. Hamas menyatakan pembahasan yang disepakati hanya menyangkut pengumpulan dan penyimpanan senjata berat dalam kerangka administrasi Palestina, bukan penyerahan seluruh persenjataan kelompok tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Perwakilan Hamas di Iran, Khaled Qaddoumi, menyusul pengumuman mengenai kesepakatan bertahap yang bertujuan mengakhiri konflik di Gaza.

Menurut Qaddoumi, tidak ada kesepakatan mengenai penyerahan senjata, sebagaimana diberitakan sejumlah media internasional.

“Tidak ada pembicaraan soal penyerahan atau pelepasan senjata. Yang dibahas adalah pengumpulan atau penyimpanan senjata berat di bawah otoritas administratif Palestina,” kata Qaddoumi, seperti dikutip Press TV, Senin (3/8).

Ia menjelaskan bahwa mekanisme tersebut, menurut Hamas, hanya dapat dijalankan apabila seluruh tahapan lain dalam kesepakatan lebih dahulu dipenuhi.

Hamas menyebut pelaksanaan pengaturan senjata bergantung pada sejumlah syarat, antara lain penarikan pasukan Israel dari wilayah Gaza, pembukaan akses perbatasan, masuknya bantuan kemanusiaan, serta pelaksanaan tahapan lain yang tercantum dalam kesepakatan.

Qaddoumi juga menyatakan bahwa pengelolaan senjata berat, lokasi produksi militer, gudang persenjataan, dan infrastruktur tertentu akan berada di bawah mekanisme yang melibatkan otoritas administratif Palestina sesuai kerangka yang disepakati.

Selain itu, Hamas menginginkan Komite Nasional Palestina dapat menjalankan administrasi sipil di Gaza, mengawasi proses rekonstruksi, dan mempersiapkan tahapan politik berikutnya.

Sementara itu, hingga kini pemerintah Israel belum memberikan pernyataan resmi terkait penjelasan Hamas mengenai isi kesepakatan tersebut.

Kesepakatan yang sebelumnya diumumkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump masih menjadi perhatian komunitas internasional karena diharapkan dapat membuka jalan menuju penghentian konflik yang telah berlangsung berkepanjangan di Jalur Gaza.

Meski demikian, sejumlah rincian implementasi kesepakatan masih menjadi pembahasan, termasuk mekanisme keamanan, penarikan pasukan, distribusi bantuan kemanusiaan, serta pengaturan persenjataan yang masih menunggu pelaksanaan sesuai tahapan yang disepakati oleh para pihak. (Mun)

TRENDING

Exit mobile version