Connect with us

DUNIA

Ayatollah Khamenei Sebut Ribuan Tewas dalam Demonstrasi Iran

Aktualitas.id -

Foto: Ketua Revolusyen Islam, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei. (Dok. Khamenei.ir)

AKTUALITAS.ID – Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mengakui bahwa ribuan orang tewas sejak gelombang demonstrasi mengguncang negara tersebut pada akhir Desember 2025. Ia menuding Amerika Serikat (AS) dan Israel sebagai pihak yang memicu kerusuhan dan menimbulkan kerusakan besar.

“Mereka yang terkait AS dan Israel menyebabkan kerusakan besar dan menewaskan beberapa ribu orang,” kata Khamenei, dikutip Al Jazeera pada Minggu (19/1). Namun, ia tidak merinci angka korban tewas secara spesifik.

Sementara itu, seorang pejabat Iran yang enggan disebutkan namanya kepada Reuters mengatakan pihak berwenang telah memverifikasi setidaknya 5.000 orang tewas, termasuk sekitar 500 personel keamanan. Pejabat tersebut menyalahkan “teroris dan perusuh bersenjata” atas kematian warga sipil dan menambahkan bahwa bentrokan paling fatal terjadi di wilayah mayoritas Kurdi, barat laut Iran.

Khamenei juga menegaskan bahwa keterlibatan AS dan Israel langsung dalam kerusuhan kali ini berbeda dari sebelumnya. Ia menyoroti Presiden AS Donald Trump, yang dianggapnya sebagai penghasut, bahkan menuduh Trump terlibat secara langsung dalam memicu kekacauan. Trump sebelumnya menyatakan akan melakukan operasi militer ke Iran jika demonstrasi tidak diatasi dan mendorong warga untuk terus menuntut kebebasan.

Gelombang protes di Iran bermula dari keluhan masyarakat terkait inflasi yang tinggi, namun kemudian meluas menjadi tuntutan agar Khamenei mundur. Selama demonstrasi, beberapa fasilitas sipil terbakar. Khamenei menegaskan pihaknya tidak akan menoleransi pendukung Trump maupun pihak-pihak yang merusak fasilitas publik.

Kondisi ini menandai salah satu periode paling berdarah dalam sejarah protes massal di Iran, dengan tensi politik dan sosial yang semakin memanas di tengah tekanan ekonomi dan pengaruh geopolitik global. (Mun)

TRENDING