DUNIA
Trump Ancam Hantam Iran Lagi
AKTUALITAS.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan peringatan keras kepada Iran. Di tengah harapan tercapainya solusi diplomatik, Trump menegaskan bahwa opsi militer tetap berada di atas meja apabila pembicaraan damai tidak membuahkan hasil.
Berbicara kepada wartawan di atas pesawat kepresidenan Air Force One, Trump mengaku masih memberi ruang bagi diplomasi. Namun, ia menegaskan kesabarannya tidak akan berlangsung tanpa batas.
“Saya punya banyak kesabaran. Kita lihat saja apa yang terjadi. Saya pikir ada peluang bagus bahwa sesuatu bisa terjadi,” ujar Trump.
Meski demikian, Trump langsung mengirim sinyal ancaman dengan menyatakan bahwa jika negosiasi menemui jalan buntu, Washington siap mengulangi langkah militernya.
“Jika tidak, kita kembali melakukan apa yang kita lakukan dua hari yang lalu,” kata Trump.
Pernyataan itu muncul setelah Amerika Serikat dan Iran menghentikan aksi saling serang selama tiga hari berturut-turut menyusul konflik bersenjata yang berlangsung selama berbulan-bulan.
Trump juga mengklaim para pemimpin Iran telah menginginkan pertemuan dengan Amerika Serikat setelah serangan militer yang dilakukan Washington.
“Satu-satunya alasan mereka ingin bertemu adalah karena kita telah menyerang mereka dengan sangat keras,” ujar Trump.
Namun, klaim tersebut berbeda dengan sikap resmi Teheran. Pemerintah Iran sebelumnya membantah adanya negosiasi langsung dengan Washington dan menyatakan bahwa komunikasi yang terjadi hanya melalui negara-negara mediator.
Selain itu, Trump menepis spekulasi bahwa perang berkepanjangan telah menguras stok persenjataan Amerika Serikat.
“Kita memiliki banyak amunisi. Kita juga memiliki banyak amunisi kelas menengah, lebih dari yang bisa kita gunakan,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Trump juga menyinggung aset Venezuela yang disita Amerika Serikat. Menurutnya, dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kemampuan militer AS. Ia bahkan mengisyaratkan pendekatan serupa bisa diterapkan terhadap Iran.
“Kami menerima banyak uang. Miliaran dan miliaran dolar. Itu juga akan terjadi dengan Iran,” kata Trump.
Pernyataan terbaru Trump kembali meningkatkan tensi politik di Timur Tengah. Di satu sisi, Washington masih membuka peluang penyelesaian melalui jalur diplomatik. Namun di sisi lain, ancaman penggunaan kekuatan militer tetap disampaikan secara terbuka jika proses negosiasi tidak menghasilkan kesepakatan. (Mun)
-
NASIONAL27/07/2026 18:31 WIBTiga Kali Ganti Pimpinan BGN, Namun Tak Satupun yang Punya Latar Belakang Ahli Gizi
-
FOTO27/07/2026 16:00 WIBFOTO: Pemerintah Terima Surat Pengunduran Diri Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo
-
DUNIA27/07/2026 15:00 WIBIran Ancam Bumi Hanguskan Basis Militer AS Jika Diserang Lagi
-
POLITIK27/07/2026 21:00 WIBNarasi Prabowo soal “Londo Ireng” Ciptakan Permusuhan dan Anti Demokrasi
-
POLITIK27/07/2026 15:32 WIBKaesang Mau Nyaleg dari Solo Raya, Pengamat: PDIP Tak Pernah Kalah di Jateng, Apalagi Cuma PSI
-
EKBIS27/07/2026 17:31 WIBProfil Destry Damayanti: Dari Ekonom hingga Pejabat Gubernur Sementara BI
-
RIAU27/07/2026 20:00 WIBNapi Kasus Narkoba Kabur Saat Berobat di Pekanbaru, Tiga Petugas Diperiksa
-
OLAHRAGA27/07/2026 16:29 WIBPrediksi Indonesia vs Kamboja: John Herdman Incar Tiga Poin pada Laga Pembuka Grup A