Connect with us

NUSANTARA

193 Siswa Sakit, Ayam Bumbu Kuning MBG Toraja Positif Bakteri E. Coli

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id -ai

AKTUALITAS.ID – Teori di balik keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa 193 siswa di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, akhirnya terungkap. Hasil pengujian laboratorium BBPOM Makassar memastikan menu ayam masak bumbu kuning positif tercemar bakteri Escherichia coli (E. coli).

Kepala Dinas Kesehatan Tana Toraja, Yosefina Rombetasik, menegaskan bahwa temuan mikroorganisme pada lauk utama tersebut menjadi penyebab utama tumbangnya para siswa SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Toraja.

“Pada sampel ayam masak bumbu kuning yang dikonsumsi SMP dan SD ditemukan positif mengandung bakteri Escherichia coli,” ujar Yosefina, Jumat (11/9/2026).

Ia menjelaskan, keberadaan E. coli jelas melanggar standar keamanan pangan. Bakteri ini memicu reaksi berantai pada pencernaan yang memicu gejala mendadak.

“Cemaran mikrobiologi ini dapat menyebabkan gejala keracunan makanan seperti diare, mual, muntah, dan sakit perut,” lanjutnya.

Meski sampel ayam terbukti berbahaya, BBPOM Makassar memastikan menu pendamping lainnya berada dalam kondisi aman. Hasil uji pada nasi putih, tempe mendoan, tumis sayur, hingga ikan nila dinyatakan negatif dari cemaran E. coli, Staphylococcus aureus, Salmonella, methanil yellow, sianida, maupun nitrit.

Sementara itu, pada sampel irisan buah melon, petugas menemukan kandungan nitrit dalam kadar sangat kecil. Namun, Yosefina meluruskan bahwa hal tersebut masih dalam rentang alami.

“Secara alami, sayur dan buah dapat mengandung nitrit dalam jumlah yang sangat kecil akibat penyerapan nitrat dari tanah atau air,” jelas Yosefina.

Kasus ini bermula ketika 193 siswa dari dua sekolah menengah pertama di Tana Toraja mendadak mengalami pusing, mual, hingga muntah usai menyantap hidangan MBG. Ratusan pelajar tersebut sempat harus dilarikan ke fasilitas kesehatan dan rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis darurat. (Kusuma/Mun)

TRENDING

Exit mobile version