DUNIA
Gempa Raksasa Guncang Panama,
AKTUALITAS.ID – Presiden Panama, Jose Raul Mulino, menetapkan gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang negaranya pada Jumat (9/10/2026) sebagai “bencana besar” setelah sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan dan beberapa wilayah terisolasi akibat dampak guncangan kuat tersebut.
“Kita sedang menghadapi bencana besar,” tegas Mulino sebagaimana dikutip AFP.
Gempa dahsyat itu mengguncang kawasan Panama dalam dua kali kejadian besar dengan magnitudo 6,6 dan 7,7. Episentrum tercatat berada di wilayah terpencil Pitaloza Arriba, memicu kepanikan di berbagai kota, termasuk Ibu Kota Panama yang berjarak sekitar 200 kilometer dari pusat gempa.
Warga berhamburan keluar dari gedung-gedung tinggi saat guncangan berlangsung cukup lama dan terasa sangat kuat.
“Saya khawatir karena guncangannya sangat kuat dan berlangsung lama. Benda-benda berat seperti lemari, tempat tidur, dan semua peralatan dapur bergoyang,” ujar warga bernama Salomon Andion (46).
Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan besarnya dampak gempa. Salah satunya menunjukkan air kolam renang di atap gedung pencakar langit tumpah akibat getaran hebat.
Video lain memperlihatkan jembatan yang membentang di atas Terusan Panama berguncang keras saat kendaraan masih melintas di atasnya. Meski demikian, struktur jembatan dilaporkan tetap bertahan.
Suasana mencekam juga dirasakan warga di wilayah Provinsi Cocle. Seorang warga, Juana Alveo (38), mengaku ketakutan karena belum pernah mengalami gempa sebesar itu sebelumnya.
“Itu mengerikan. Kami belum pernah mengalaminya. Putri saya terjebak di sekolah,” katanya.
Meski guncangan tergolong sangat kuat, hingga kini belum ada laporan korban jiwa. Kerusakan yang tercatat juga masih terus didata oleh pemerintah dan otoritas setempat.
Sebelumnya, Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) sempat melaporkan magnitudo gempa mencapai 8,0. Namun setelah dilakukan pemutakhiran data, kekuatan gempa direvisi menjadi magnitudo 7,7.
Peringatan tsunami sempat dikeluarkan untuk sejumlah wilayah Pasifik timur setelah gempa terjadi. Namun otoritas kemudian mencabut peringatan tersebut setelah ancaman tsunami dinyatakan mereda.
Menteri Kesehatan Panama, Fernando Boyd, mengatakan wilayah yang mengalami dampak paling serius sejauh ini adalah Provinsi Herrera, Cocle, dan Los Santos.
Menurutnya, Kota Tonosi di Los Santos bahkan terputus akses darat akibat kerusakan yang terjadi.
“Kami sedang berupaya mencari cara untuk sampai ke sana melalui udara, karena tidak mungkin melalui darat,” ungkap Boyd.
Pemerintah Panama kini mengerahkan berbagai sumber daya untuk melakukan penilaian kerusakan, membuka kembali akses yang terputus, serta memastikan keselamatan warga di daerah-daerah terdampak gempa besar tersebut. (Mun)
-
EKBIS09/10/2026 20:00 WIBDriver Ojol Dapat Senjata Baru Lawan Aplikator
-
JABODETABEK10/10/2026 05:30 WIBBMKG Prediksi Jakarta Diguyur Hujan Sore hingga Mal
-
RIAU09/10/2026 19:30 WIBArus Deras Pantai Senekip Renggut Dua Nyawa Pelajar
-
OASE10/10/2026 05:00 WIBPasir Hitam di Al-Qur’an Ada di Ayat Ini
-
NASIONAL09/10/2026 22:00 WIBTiga Orang Tewas dalam Kontak Tembak TNI dan OPM di Maybrat
-
POLITIK10/10/2026 13:00 WIBDenny Indrayana Tantang Prabowo Buka Suara soal Putusan MK dan Ijazah Gibran
-
POLITIK10/10/2026 11:00 WIBBobby: Sekalian Saja Permasalahkan Sarjananya Gibran
-
POLITIK10/10/2026 07:00 WIBPDIP Dukung Pansus Ijazah Gibran