EKBIS
Meski Tipis, Rupiah Berhasil Ungguli Dolar AS di Pembukaan Kamis
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan Kamis (15 Mei 2025) dengan penguatan tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah dibuka di posisi Rp16.558 per dolar AS, menguat 0,02% dari penutupan hari sebelumnya di level Rp16.562 per dolar.
Meski penguatan rupiah tergolong tipis, ini menjadi sinyal positif di tengah ketidakpastian global dan fluktuasi pasar regional. Hingga pukul 09.00 WIB, mata uang Asia menunjukkan performa beragam dengan dominasi penguatan di beberapa negara.
Pergerakan Mata Uang Asia Pagi Ini (per 09.00 WIB):
📈 Yang Menguat:
Yen Jepang (JPY): +0,31% (Top gainer Asia!)
Dolar Taiwan (TWD): +0,25%
Dolar Singapura (SGD): +0,22%
Peso Filipina (PHP): +0,13%
📉 Yang Melemah:
Yuan China (CNY): -0,10% (Terendah di Asia)
Ringgit Malaysia (MYR): -0,10%
Dolar Hong Kong (HKD): -0,02%
Won Korea Selatan (KRW): -0,01%
Baht Thailand (THB): Melemah tipis
📊 Bandingkan Kurs Bank:
| Bank | Jual | Beli |
|---|---|---|
| BCA | 16.610 | 16.530 |
| Mandiri | 16.605 | 16.525 |
| BNI | 16.615 | 16.520 |
🔥 Fakta Cepat:
1 JPY = Rp105.50 (menguat dari Rp105.20 kemarin)
1 SGD = Rp12.325 (naik dari Rp12.300)
1 CNY = Rp2.290 (melemah dari Rp2.295)
Penguatan rupiah hari ini terjadi seiring meredanya ketegangan geopolitik dan sikap hati-hati investor menanti arah kebijakan moneter global, khususnya dari Federal Reserve AS.
Pantau terus update pergerakan hingga penutupan pasar! 🚀 (Yan Kusuma/Mun)
-
RIAU06/08/2026 18:15 WIBMerawat Pesisir di Rupat, Ekspedisi Merah Putih Polda Riau Bantu Nelayan dan Tanam 1.000 Mangrove
-
POLITIK06/08/2026 17:00 WIBMardani Nilai Oposisi dan Koalisi Sama-Sama Terhormat
-
NUSANTARA06/08/2026 13:30 WIBOknum Polisi Bunuh Lansia Usai Pinjaman Rp50 Juta Ditolak
-
NASIONAL06/08/2026 14:00 WIBSETARA Desak Prabowo Copot Kasus Febrie dari Kejagung
-
EKBIS06/08/2026 20:00 WIBAirlangga Pastikan Pertalite Tak Naik hingga Akhir 2026
-
DUNIA06/08/2026 21:00 WIBRudal Rusia Tewaskan Belasan Orang di Kyiv
-
POLITIK06/08/2026 16:00 WIBPengamat Politik: Pilpres 2029 Diprediksi Dikuasai Kepala Daerah
-
DUNIA06/08/2026 18:00 WIBNetanyahu: Serang Iran Tak Butuh Restu Washington