EKBIS
IHSG Galau di Tengah Hujan
AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan hari ini Selasa (19/8/2025),dengan penuh gejolak. Dibuka di zona merah, IHSG sempat bergerak ke zona hijau sesaat, namun tak butuh waktu lama untuk kembali tertekan, mencerminkan keraguan investor di tengah hujan rintik-rintik yang membasahi Jakarta.
Pada pukul 09.13 WIB, IHSG tercatat menguat tipis 0,18% atau 14,25 poin ke level 7.912,6. Meski demikian, pergerakan indeks ini masih terbilang fluktuatif, seolah mencerminkan sentimen investor yang belum pasti. Tercatat, sebanyak 306 saham mengalami kenaikan, 183 saham melemah, dan 177 saham tidak mengalami perubahan.
Dalam 13 menit pertama perdagangan, total volume transaksi saham mencapai 4,44 miliar lembar dengan nilai perdagangan fantastis sebesar Rp 2,41 triliun, yang terjadi dalam 263.470 kali transaksi. Angka ini menunjukkan minat investor yang tetap tinggi, meskipun pasar bergerak tidak menentu.
Pekan sebelumnya, IHSG berhasil membukukan kenaikan signifikan sebesar 4,84%, ditutup di level 7.898,375. Kenaikan tersebut menjadi penopang bagi IHSG untuk tidak jatuh terlalu dalam di awal perdagangan hari ini. Namun, keraguan investor tetap terlihat, membuat pergerakan IHSG sulit diprediksi. Para pelaku pasar masih memantau faktor-faktor global dan domestik yang dapat memengaruhi pergerakan pasar ke depan. (Yoke Firmansyah/Mun)
-
RIAU24/08/2026 20:30 WIBDiapresiasi Presiden Prabowo, Kapolda Riau: Fokus Kami Padamkan Api
-
DUNIA25/08/2026 12:00 WIBNetanyahu Diduga Sengaja Panaskan Gaza Demi Tunda Pemilu
-
NASIONAL25/08/2026 11:00 WIBPrabowo Perintahkan Usut 4 Korporasi di Kalbar
-
NASIONAL25/08/2026 13:00 WIBBank Mandiri Kena Serbu Netizen usai Bekukan Rekening Rp80,9 Juta
-
NASIONAL24/08/2026 20:00 WIBKarhutla Mengganas, DPR Minta Instruksi Tito Dipatuhi Tanpa Tawar
-
DUNIA24/08/2026 19:00 WIBBNPB: Malaysia dan Singapura Jangan Saling Menyalahkan Soal Asap
-
NASIONAL25/08/2026 04:00 WIBDKPP Jatuhkan Sanksi Etik ke Bawaslu Intan Jaya
-
DUNIA24/08/2026 21:00 WIBKongres AS Bongkar Dugaan Jual Beli Ampunan di Era Trump