EKBIS
Dolar AS Masih Perkasa, Rupiah dan Mata Uang Asia Kompak Kebakaran Pagi Ini
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Rabu (7/1/2026). Tekanan eksternal masih membayangi pergerakan mata uang Garuda seiring menguatnya dolar AS di pasar global.
Mengacu pada data Refinitiv, rupiah dibuka di level Rp16.750 per dolar AS atau terdepresiasi tipis sebesar 0,03%. Pada penutupan perdagangan sebelumnya, rupiah juga melemah 0,06% dan berada di posisi Rp16.745 per dolar AS.
Sementara itu, per pukul 09.00 WIB, indeks dolar AS (DXY) tercatat mengalami koreksi tipis sebesar 0,04% ke level 98,540. Meski demikian, pada perdagangan kemarin dolar AS sempat menguat signifikan hingga 0,32% dan mencapai posisi 98,626.
Pergerakan rupiah hari ini masih sangat dipengaruhi oleh sentimen eksternal, terutama dinamika penguatan dolar AS di pasar global. Pada perdagangan Selasa (6/1/2026), dolar AS tercatat menguat terhadap mayoritas mata uang utama dunia, seiring meningkatnya permintaan aset aman (safe haven).
Tekanan terhadap mata uang Asia juga terlihat cukup merata. Peso Filipina mencatat pelemahan terdalam terhadap dolar AS dengan penurunan sebesar 0,18%. Rupiah menyusul dengan pelemahan 0,12%, diikuti baht Thailand yang turun 0,09%.
Selain itu, ringgit Malaysia melemah 0,09%, dolar Taiwan turun 0,06%, yuan China melemah 0,06%, won Korea Selatan turun 0,04%, dolar Singapura melemah 0,04%, yen Jepang turun 0,03%, serta dolar Hong Kong melemah 0,01% terhadap dolar AS.
Di sisi lain, indeks dolar AS yang mencerminkan kekuatan dolar terhadap sejumlah mata uang utama dunia berada di level 98,54, sedikit lebih rendah dibandingkan posisi sehari sebelumnya di level 98,58.
Pelaku pasar kini mencermati perkembangan data ekonomi global serta arah kebijakan moneter bank sentral utama dunia yang berpotensi memengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah dalam jangka pendek. (Firmansyah/Mun)
-
EKBIS23/02/2026 16:30 WIBKomisi V DPR Minta Diskon Tiket Pesawat Mudik 20 Persen
-
OTOTEK23/02/2026 15:30 WIBKiamat HP Biasa? Penjualan Ponsel Lipat Diprediksi Meroket 30%
-
DUNIA23/02/2026 12:00 WIBSerangan Udara Pakistan di Afghanistan Tewaskan Puluhan Warga Sipil
-
NASIONAL23/02/2026 16:00 WIBKapolri: Oknum Brimob Aniaya Anak Pasti Dihukum Berat
-
JABODETABEK23/02/2026 05:30 WIBBMKG: Hujan Ringan–Sedang di Seluruh Wilayah Jabodetabek 23 Februari
-
OASE23/02/2026 05:00 WIBRahasia Sehat di Balik Ibadah Puasa Ramadan
-
OTOTEK23/02/2026 13:30 WIBKelangkaan Chip AI Picu Lonjakan Penjualan Komputer Global
-
NASIONAL23/02/2026 14:00 WIBWaka BGN Sony Sonjaya Tuai Kecaman Usai Respon Rasis ke Mahasiswa

















