NUSANTARA
TNI-Polri Evakuasi198 Orang dari Lokasi Tambang Kali Musairo
AKTUALITAS.ID – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya telah melakukan penyerangan terhadap pos pengaman PT Kristalin hingga menyebabkan dua orang tewas, pada hari Sabtu kemarin.
Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu mengatakan sebanyak 198 orang yang terdiri dari pendulang dan karyawan PT Kristalin, termasuk 26 WNA asal China, telah dievakuasi dari lokasi penambangan emas di Kali Musairo, Legari, Nabire, Papua Tengah.
Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu, mengatakan evakuasi dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kembali penyerangan yang dilakukan KKB.
Terkait evakuasi, kata AKBP Samuel Tatiratu, karyawan PT Kristalin yang berkebangsaan China setelah dievakuasi; terlebih dahulu didata di Polsek Makimi dan langsung ditampung di mes perusahaan yang ada di Sriwini, Nabire.
“Evakuasi berlangsung aman, namun personel TNI-Polri tetap siaga dan waspada,” kata Kapolres Nabire AKBP Tatiratu, Minggu (22/2/2026).
Menurut dia, penyisiran untuk mengevakuasi pendulang yang diperkirakan masih berada di sekitar Kilometer 40 hingga Kilometer 50 akan dilaksanakan pada Senin (23/2/2026) besok oleh Satgas Operasi Damai Cartenz.
Penyisiran itu dilakukan untuk menemukan dan mengevakuasi para pendulang agar terhindar dari gangguan yang dilakukan KKB.
“Mudah-mudahan mereka dalam keadaan aman terutama dari gangguan KKB,” katanya.
(Ari Wibowo/goeh)
-
POLITIK29/06/2026 17:00 WIBSafari Politik Jokowi dan PSI Berpotensi Timbulkan Kegaduhan
-
POLITIK29/06/2026 11:00 WIBPartai Buruh Oleng Dihantam Badai Pengunduran Diri 1,3 Juta Kader
-
NASIONAL29/06/2026 16:37 WIBKPK Lakukan OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau
-
POLITIK29/06/2026 09:00 WIB64 Guru Besar Desak Hentikan Intimidasi Mahasiswa
-
JABODETABEK29/06/2026 06:30 WIBSIM Keliling Jakarta Senin 29 Juni
-
EKBIS29/06/2026 11:30 WIBHarga Minyak Dunia Naik Lagi
-
NASIONAL29/06/2026 16:30 WIBGus Yaqut Masih Dirawat di RS Polri, KPK Siapkan Tahap II Kasus Korupsi Kuota Haji
-
POLITIK29/06/2026 19:30 WIBSafari Politik di Basis Gerindra dan Riltual Injak Logo Mirip PDIP, Pengamat: Jokowi Bermain Api

















