NUSANTARA
Herman Deru: Sensus Ekonomi Fondasi Indonesia Emas 2045
AKTUALITAS.ID – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengajak seluruh masyarakat berpartisipasi aktif menyukseskan Sensus Ekonomi 2026, yang disebutnya sebagai fondasi utama dalam melahirkan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran, efektif, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Ajakan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan “Semarak Wong Kito 2026, Sensus Ekonomi 2026 Milik Rakyat” di Plaza Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang, Minggu (28/6/2026).
Menurut Herman Deru, sensus ekonomi bukan sekadar pendataan rutin, melainkan langkah strategis untuk menghadirkan basis data yang akurat sebagai pijakan pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan, baik di sektor ekonomi, sosial, maupun infrastruktur.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat mulia. Ini adalah tugas bagi para pejuang sensus. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petugas sensus yang akan turun ke lapangan, serta kepada masyarakat yang bersedia menerima petugas sensus di rumahnya masing-masing,” ujar Herman Deru.
Ia optimistis Sumatera Selatan mampu menghasilkan data ekonomi yang valid sehingga pemerintah memiliki dasar yang kuat dalam menentukan arah pembangunan lima tahun ke depan.
“Insya Allah Sumsel akan mendapatkan data yang benar dan akurat sebagai pijakan bagi pemerintah pusat maupun daerah dalam membuat kebijakan sehingga tepat sasaran, efektif, dan efisien,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Amalia Adininggar Widyasanti menegaskan Sensus Ekonomi 2026 merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa. Menurutnya, pembangunan yang berhasil hanya bisa diwujudkan apabila seluruh kebijakan disusun berdasarkan data yang akurat, bukan sekadar asumsi.
“Sensus ekonomi ibarat rekam medis bagi kondisi perekonomian Indonesia. Dengan data yang lengkap, pemerintah dapat menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran,” jelas Amalia.
Ia juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang dinilai menjadi contoh dalam mendukung pelaksanaan sensus.
Sebanyak lebih dari 7.000 petugas sensus akan diterjunkan ke seluruh 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan untuk mendata seluruh aktivitas ekonomi masyarakat.
“Mereka merupakan garda terdepan keberhasilan Sensus Ekonomi 2026,” ujarnya.
Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf menambahkan pelaksanaan sensus merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh kebijakan pemerintah didasarkan pada satu data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, selama ini data ekonomi masih tersebar di berbagai kementerian dan lembaga. Melalui Sensus Ekonomi 2026, seluruh informasi tersebut akan dikonsolidasikan oleh BPS menjadi basis data nasional yang terpadu.
“Betapa pentingnya Sensus Ekonomi 2026. Mari kita sambut dan sukseskan bersama agar kita memiliki data yang akurat dan sasaran kebijakan yang tepat,” katanya.
Saifullah Yusuf juga mengimbau masyarakat agar menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan informasi secara jujur. Di sisi lain, ia meminta seluruh petugas menjalankan tugas secara profesional, penuh empati, dan bertanggung jawab.
Sensus Ekonomi 2026 akan menjangkau seluruh pelaku usaha, mulai dari UMKM, perusahaan besar, hingga sektor informal. Data yang terkumpul nantinya akan menjadi acuan utama pemerintah dalam merancang berbagai program pembangunan ekonomi nasional maupun daerah selama lima tahun mendatang. (Viola/Mun)
-
NASIONAL28/06/2026 16:00 WIBKomisi I: Peserta SPPI Disiapkan Jadi Manajer Pembangunan, Bukan Prajurit Tempur
-
RIAU28/06/2026 20:30 WIBFahmil Qur’an Bengkalis Melaju ke Final MTQ Riau 2026 Usai Raih Nilai Tertinggi
-
DUNIA28/06/2026 15:00 WIBBaru Teken Damai, Langit Lebanon Dibom Israel
-
POLITIK28/06/2026 16:43 WIBMeski Didukung Jokowi, Tidak Jaminan PSI akan Jadi Partai Besar
-
NASIONAL29/06/2026 00:00 WIBDPR Desak Kemhan Hentikan Sementara Latsarmil SPPI 2026
-
RIAU28/06/2026 16:20 WIBPolda Riau Rampungkan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
-
EKBIS28/06/2026 21:00 WIBPrabowo Diminta Tinjau Ulang Rencana Aturan Kadar Tar dan Nikotin Rokok
-
NUSANTARA28/06/2026 14:30 WIBKarhutla Riau Kembali Mengganas

















