POLITIK
Meski Didukung Jokowi, Tidak Jaminan PSI akan Jadi Partai Besar
AKTUALITAS.ID – Pengamat politik Nurul Fatta menilai figur politik besar seperti Jokowi memang dapat menjadi penguat dalam aspek simbolik dan politik. Namun, tidak serta merta menjamin peningkatan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada pemilu mendatang.
“Keberhasilan partai tidak hanya ditentukan oleh popularitas tokoh. Tapi mengelola moentum,” ujar Nurul Fatta dalam keterangannya, Minggu (28/6/2026).
Menurutnya, PSI masih menghadapi tantangan besar dalam membangun struktur organisasi yang kuat hingga ke tingkat akar rumput. Kondisi itu menjadi faktor penting dalam menentukan daya tahan partai di tengah kompetisi politik nasional.
“PSI masih menghadapi tantangan dalam memperkuat modal organisasi hingga ke akar rumput,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, dalam kajian politik, kekuatan partai ditentukan oleh sedikitnya enam modal utama, yaitu modal organisasi, modal politik, modal sosial, modal ekonomi, modal kultural, dan modal simbolik. Keenam elemen tersebut harus berjalan seimbang agar partai dapat berkembang secara berkelanjutan.
“Partai politik yang ingin tumbuh menjadi partai besar harus memiliki enam modal utama, yaitu modal organisasi, modal politik, modal sosial, modal ekonomi, modal kultural, dan modal simbolik,” katanya.
Dirinya menilai tantangan utama PSI bukan hanya pada citra publik, tetapi juga pada konsolidasi organisasi serta perluasan basis sosial di berbagai daerah.
“Jika dukungan itu benar terjadi, maka akan memperkuat modal simbolik dan modal politik PSI,” ujarnya.
Namun, Nurul mengingatkan efek figur tidak bersifat otomatis. Peningkatan elektoral hanya dapat terjadi jika PSI mampu mengonversi modal simbolik menjadi kerja politik nyata di lapangan.
“Tantangan berikutnya adalah bagaimana modal tersebut diterjemahkan menjadi penguatan organisasi, perluasan basis sosial, dan peningkatan elektoral,” ucapnya.
Terbukti, kata Nutul, banyak partai politik di Indonesia yang gagal memanfaatkan dukungan figur besar karena tidak diikuti penguatan struktur internal. Hal serupa dapat menjadi pelajaran bagi PSI dalam memanfaatkan momentum politik saat ini.
“Keberhasilan partai dalam jangka panjang tetap ditentukan oleh kerja organisasi yang konsisten, bukan hanya popularitas tokoh yang mendukung,” tandasnya (Yan)
-
RIAU28/06/2026 01:10 WIBReplika Wisma Sri Mahkota Jadi Magnet Stand Bengkalis di MTQ Riau 2026
-
RIAU28/06/2026 11:59 WIBBupati Kasmarni Serahkan Piala Bergilir MTQ Riau, Target Bengkalis Rebut Kembali Gelar Juara
-
POLITIK27/06/2026 20:00 WIBPRI Perkuat Literasi Digital dan Komunikasi Publik Lewat Sayap Jurnalis dan Influencer
-
OASE28/06/2026 05:00 WIBRasulullah Teladan Akhlak Terbaik
-
EKBIS27/06/2026 22:00 WIBKepastian Hukum Dinilai Penentu Stabilitas Ekonomi Nasional
-
NUSANTARA27/06/2026 23:00 WIBTerbesar se-Indonesia, Herman Deru Tetap Minta ABPEDNAS Sumsel Perkuat Pengawasan Desa
-
NASIONAL27/06/2026 19:30 WIBKronologi 5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil di Sejumlah Daerah
-
NASIONAL28/06/2026 00:33 WIBKemhan Klaim Program SPPI Sudah Sesuai Prosedur

















