Connect with us

EKBIS

Makin ‘Ngacir’, Harga Emas Antam Hari Ini 14 Januari 2026 Tembus Rp2,665 Juta per Gram

Aktualitas.id -

Emas Antam, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam kembali melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari ini, Rabu (14/1/2026). Harga emas Antam kini menyentuh level Rp2,665 juta per gram, menandai kenaikan lanjutan dibandingkan hari sebelumnya.

Mengutip laman resmi Logam Mulia, harga emas batangan Antam hari ini naik Rp13.000 dibandingkan harga jual sebelumnya. Kenaikan ini mencerminkan masih kuatnya minat investor terhadap aset emas di tengah dinamika ekonomi global.

Seiring dengan kenaikan harga jual, harga buyback emas Antam juga mengalami peningkatan. Pada hari ini, harga buyback naik Rp10.000 dan dipatok sebesar Rp2,513 juta per gram. Harga buyback merupakan nilai yang diterima konsumen apabila menjual kembali emas batangan ke Antam.

Dalam setiap transaksi, pembelian dan penjualan emas batangan Antam dikenakan ketentuan pajak sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017. Penjualan kembali emas batangan dengan nilai lebih dari Rp10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP. Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai buyback.

Sementara itu, untuk pembelian emas batangan, dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen bagi pembeli yang tidak memiliki NPWP. Setiap transaksi pembelian emas batangan akan disertai dengan bukti potong PPh 22.

Daftar Harga Emas Batangan Antam Hari Ini (14 Januari 2026)

Emas 0,5 gram: Rp1,382 juta

Emas 1 gram: Rp2,665 juta

Emas 2 gram: Rp5,270 juta

Emas 3 gram: Rp7,880 juta

Emas 5 gram: Rp13,100 juta

Emas 10 gram: Rp26,145 juta

Emas 25 gram: Rp65,273 juta

Emas 50 gram: Rp130,395 juta

Emas 100 gram: Rp260,712 juta

Emas 250 gram: Rp651,515 juta

Emas 500 gram: Rp1,302 miliar

Emas 1.000 gram: Rp2,605 miliar

Kenaikan harga emas Antam hari ini menegaskan posisi emas sebagai salah satu instrumen investasi favorit, terutama di tengah ketidakpastian global dan fluktuasi pasar keuangan. (Firmansyah/Mun)

TRENDING