Ekstra
China Membangun Detektor Raksasa untuk Menemukan Partikel ‘Hantu’
AKTUALITAS.ID – China telah menyelesaikan pembangunan sebuah detektor raksasa bernama Observatorium Neutrino Bawah Tanah Jiangmen (JUNO) di Kaiping, China Selatan.
Detektor ini dibangun untuk mencari jejak partikel “hantu” yang bernama neutrino, yang merupakan kosmik kecil dengan massa yang sangat kecil.
Proyek JUNO telah memakan waktu lebih dari sembilan tahun dan telah menghabiskan dana sebesar US$300 juta (Rp 4,9 triliun). Detektor ini dibangun untuk mengetahui lebih banyak tentang neutrino, yang telah diketahui memiliki keberadaan sejak satu abad yang lalu.
Neutrino adalah partikel yang sangat sulit untuk ditemukan karena tidak memiliki muatan listrik dan bergerak dengan cepat melalui tubuh kita setiap detik.
Oleh karena itu, para ilmuwan membutuhkan detektor yang sangat besar dan canggih untuk dapat mendeteksi partikel ini.
Cao Jun, salah satu peneliti di proyek JUNO, menjelaskan bahwa neutrino masih merupakan partikel yang tidak dipahami di dunia. “Itu sebabnya perlu dipelajari,” ucapnya.
Pembangunan detektor JUNO merupakan suatu langkah besar untuk meningkatkan pengetahuan manusia tentang neutrino. “Jika mereka bisa melakukannya, itu akan sangat luar biasa,” kata fisikawan teoritis Andre de Gouvea dari Universitas Northwestern.
Detektor JUNO akan membantu para ilmuwan untuk memahami struktur batin bumi dan mungkin memberikan informasi tentang asal-usul partikel neutrino sendiri. Proyek ini juga diprediksi akan meningkatkan teknologi ke batasan terbaru dan memberikan manfaat yang besar di bidang sains dan teknologi. (Enal Kaisar)
-
NASIONAL11/09/2026 10:00 WIBKetum BM PAN Doakan 5 Jurnalis Hilang Segera Ditemukan
-
EKBIS11/09/2026 09:15 WIBIHSG Anjlok Nyaris 2% di Awal Perdagangan
-
NASIONAL11/09/2026 10:15 WIBMaruarar Sirait: Buku Industri Properti 8% Jadi Referensi Program 3 Juta Rumah
-
RIAU11/09/2026 09:45 WIBTinjau Karhutla Pelalawan, Aslog Kapolri Siapkan Formulasi Pemadaman Gambut
-
NASIONAL11/09/2026 09:00 WIBDPR Dorong Satu Kementerian Khusus Urusan Bencana
-
NASIONAL11/09/2026 16:00 WIBSAR Perluas Area Pencarian hingga 3.243 Mil Laut Persegi
-
DUNIA11/09/2026 15:00 WIBDrone Rusia Serang Mal Saat Dipenuhi Warga
-
EKBIS11/09/2026 10:30 WIBDolar AS Tembus Rp17.600, Rupiah Kembali Tertekan