JABODETABEK
Pria Berinisial MR Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Usai Ditusuk di Tanah Abang
AKTUALITAS.ID – Seorang pria berinisial MR (21) ditemukan tewas dengan luka tusuk dan bersimbah darah di trotoar Jalan Jembatan Tanah Tinggi, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (14/7/2025) sekitar pukul 23.30 WIB. Penemuan korban bermula saat saksi S sedang berjalan dari Jalan Jembatan Tinggi menuju warnet di sekitar Gedung Hijau Tanah Abang.
Saksi menceritakan ia melihat korban berlari ke arah jembatan sambil berteriak minta tolong dengan suara keras, “tolong-tolong saya ditusuk.” Tak lama setelah itu, saksi berbalik dan mendapati korban sudah tergeletak di atas trotoar dalam keadaan luka serius.
Nenek korban yang sedang berada di atas jembatan juga menyaksikan peristiwa tersebut dan segera membantu mengevakuasi korban ke RS Tarakan. Sayangnya, setelah diperiksa oleh tim medis, korban dinyatakan sudah meninggal dunia karena kehilangan banyak darah akibat luka tusuk di bagian punggung sisi kanan.
Kapolsek Tanah Abang, Kompol Haris Akhmad Basuki, menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait motif dan pelaku penusukan. Jasad korban saat ini telah dibawa ke RSCM untuk dilakukan autopsi guna mengungkap penyebab pasti kematian dan motif kasus ini.
Polisi berjanji akan terus mengupayakan pengungkapan pelaku dan mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas insiden tragis ini. (Yan Kusuma/Mun)
-
POLITIK20/10/2026 20:00 WIBGolkar Klaim Indonesia Tumbuh Cepat di Era Prabowo-Gibran
-
DUNIA20/10/2026 21:00 WIBIran Perketat Ancaman di Selat Hormuz
-
NASIONAL20/10/2026 17:15 WIBDua Tahun Prabowo-Gibran, Survei ASI Ungkap CKG dan Sekolah Rakyat Jadi Program Favorit
-
EKBIS20/10/2026 19:00 WIBIHSG Ditutup Menguat 5,65 Persen ke Level 5.278
-
POLITIK21/10/2026 14:00 WIBWaka Komisi II DPR Dorong Penguatan DKPP
-
DUNIA21/10/2026 00:00 WIBAncaman Terbaru Houthi Guncang Arab Saudi
-
NUSANTARA20/10/2026 22:00 WIBAksi Kasar Ajudan Gubernur Kaltim Senggol Demonstran Wanita
-
DUNIA21/10/2026 00:00 WIBNetanyahu Naik Pitam Usai Israel Dituding Curi Tanah Palestina

















