NASIONAL
Prabowo Sentil Penggunaan Anggaran Stunting untuk Seremoni: “Lebih Besar dari Biaya Asupan Gizi”
AKTUALITAS.ID – Presiden Prabowo Subianto menyoroti penggunaan anggaran pengentasan stunting yang lebih banyak dialokasikan untuk kegiatan seremonial ketimbang asupan gizi langsung bagi masyarakat. Hal ini diungkapkan Prabowo saat membahas efektivitas anggaran pemerintah dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2024 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Kamis (7/11/2024).
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, yang menyampaikan kembali pernyataan Prabowo, mengatakan bahwa pemerintah harus mulai berbenah dalam memanfaatkan anggaran. “Beliau contohkan, masak untuk memberantas stunting, seremoni yang itu lebih besar daripada biaya makanan untuk warga yang membutuhkan?” kata Bima.
Prabowo mengimbau para kepala daerah untuk lebih hemat dan efisien dalam penggunaan anggaran. Ia meminta agar dana yang tersedia tidak dihabiskan hanya untuk acara-acara seremonial, melainkan digunakan untuk kebutuhan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Menurutnya, uang negara berasal dari rakyat, sehingga harus digunakan sebaik-baiknya demi kepentingan rakyat.
Dalam rapat yang sama, Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh juga menyoroti anggaran daerah yang sering kali mubazir. Menurut Ateh, banyak program yang tidak memiliki indikator pelaksanaan yang jelas, dengan ketidakefisienan anggaran yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp141 triliun di seluruh Indonesia. (Enal Kaisar)
-
NASIONAL25/08/2026 13:00 WIBBank Mandiri Kena Serbu Netizen usai Bekukan Rekening Rp80,9 Juta
-
NASIONAL25/08/2026 11:00 WIBPrabowo Perintahkan Usut 4 Korporasi di Kalbar
-
DUNIA25/08/2026 12:00 WIBNetanyahu Diduga Sengaja Panaskan Gaza Demi Tunda Pemilu
-
NASIONAL25/08/2026 09:00 WIBBMKG Ungkap Asap Karhutla Kalimantan Bisa Menembus Negara Tetangga
-
NASIONAL25/08/2026 17:00 WIBMK Didesak Tegaskan Batas Masa Jabatan Kapolri
-
NUSANTARA25/08/2026 19:00 WIBGempa Flores 1992 Lebih Mematikan dari 2026
-
NASIONAL25/08/2026 14:00 WIBBNPB: NTT Diguncang 6.409 Gempa Susulan
-
RIAU25/08/2026 15:30 WIBTitik Api Pelalawan Turun 50%