NASIONAL
Revisi UU TNI: Prajurit Aktif yang Bertugas di Luar 14 K/L Akan Mengundurkan Diri
AKTUALITAS.ID – Tentara Nasional Indonesia (TNI) menegaskan bahwa prajurit aktif yang saat ini bertugas di luar 14 kementerian atau lembaga pemerintah harus mengundurkan diri atau pensiun dini sesuai dengan revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. Proses administrasi terkait pengunduran diri tersebut kini tengah berjalan.
Kepala Pusat Penerangan TNI, Brigadir Jenderal TNI Kristomei Sianturi, dalam sebuah webinar yang disiarkan pada Selasa (25/3/2025), menjelaskan bahwa keputusan ini merupakan perintah langsung dari Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
“Proses administrasinya sedang berjalan, sesuai dengan perintah Panglima TNI kepada prajurit TNI yang bertugas di luar dari 14 kementerian atau lembaga yang telah ditentukan dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004,” ungkap Kristomei.
Dia juga mencontohkan salah satu proses pengunduran diri yang telah dimulai, yakni dari Direktur Utama Perum Bulog, Mayor Jenderal TNI Novi Helmy Prasetya, yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Jenderal Akademi TNI. Pengunduran dirinya sudah dimulai dengan serah terima jabatan pada 20 Maret 2025.
Kristomei menegaskan bahwa pengunduran diri para prajurit ini mengikuti prosedur yang ada, dan keputusan akhir akan dituangkan dalam Surat Keputusan (SKEP) untuk masing-masing prajurit yang mengundurkan diri.
Perubahan ini mengikuti pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, yang telah disetujui oleh DPR RI pada Kamis (20/3/2025).
TNI berharap agar semua pihak dapat menghargai dan menunggu kelanjutan dari proses administrasi ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (Mun/Yan Kusuma)
-
POLITIK11/02/2026 06:00 WIBCak Imin Masih Berpeluang Jadi Cawapres Prabowo, Tapi…
-
EKBIS11/02/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Hari Ini Rabu 11 Februari 2026 Turun Rp7.000 per Gram
-
EKBIS11/02/2026 10:30 WIBDolar AS Keok, Rupiah dan Mata Uang Asia Kompak Pesta Pora
-
POLITIK11/02/2026 09:00 WIBPengamat: Proposal Zulhas Cawapres Prabowo Bukan Harga Mati bagi PAN
-
POLITIK11/02/2026 10:00 WIBGerindra: Keputusan Cawapres Prabowo 2029 Tergantung Koalisi
-
NASIONAL11/02/2026 11:00 WIBPelayanan Haji 2027, Kementerian Haji Minta Tambahan Anggaran Rp3,1 Triliun
-
JABODETABEK11/02/2026 08:30 WIBPolda Metro Jaya Gelar SIM Keliling di 5 Lokasi Jakarta Hari Ini
-
EKBIS11/02/2026 09:30 WIBIHSG Melonjak Tembus 8.200, Saham Energi dan Teknologi Pimpin Penguatan

















