NASIONAL
Tingkat Kecelakaan Tinggi, MTI dan KPAI Usul Larangan Mudik Motor Bawa Anak
AKTUALITAS.ID – Fenomena mudik menggunakan sepeda motor, didorong oleh sejumlah faktor, antara lain biaya yang lebih terjangkau, kemudahan mobilitas pemudik selama di kampung halaman, dan terkait gengsi karena membawa sepeda motor kerap dianggap sebagai bukti keberhasilan di ibu kota.
Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) bekerja sama dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta agar pemerintah melarang masyarakat melakukan mudik menggunakan sepeda motor dan membawa anak pada Lebaran 2026 demi keselamatan.
“MTI bersama KPAI mengimbau ada larangan mudik sepeda motor dengan membawa anak-anak pada Lebaran tahun 2026. Ini mestinya bisa menjadi perhatian pemerintah,” kata Ketua Umum MTI Haris Muhammadun di Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Merujuk data 2024, dia mengatakan sebanyak 76,64 persen kecelakaan melibatkan sepeda motor. Maka dari itu, untuk menekan angka kecelakaan pada Lebaran tahun ini, Pemerintah diminta untuk memperbanyak program mudik gratis dan angkutan motor gratis.
Faktor lainnya, sambung dia, yakni angkutan umum di perdesaan maupun di kota-kota kecil dinilai belum baik. Oleh sebab itu, pemerintah, baik daerah maupun pusat, dinilai perlu mengalokasikan anggaran untuk penyediaan fasilitas angkutan umum yang memadai.
“Kami mendorong pemerintah mulai bertahap membenahi kembali angkutan perdesaan dan angkutan di kecamatan maupun di kota-kota kecil sehingga nanti mobilitas masyarakat di kampung halamannya lebih mudah, sehingga mereka terdorong untuk tidak menggunakan sepeda motor,” tutur Haris.
Dia juga menyebutkan sejumlah rekomendasi sanksi bagi pemudik sepeda motor dan membawa anak, salah satunya yaitu dengan pembatasan waktu keberangkatan.
“Poskotis (pos komando taktis) bisa disiagakan, sekarang ini hanya berfungsi untuk memantau, sekarang bisa juga berfungsi untuk menyeleksi jam-jam tertentu (pemudik sepeda motor) akan diberangkatkan. Sanksinya, akan tertunda keberangkatannya,” ungkap Haris.
(Yan Kusuma/goeh)
-
NASIONAL10/03/2026 09:15 WIBOTT Kedua Ramadan! KPK Tangkap Bupati Kader PAN
-
NASIONAL09/03/2026 21:14 WIBKomisi III DPR Desak Polisi Cekal Ketua Koperasi BLN
-
NASIONAL09/03/2026 20:41 WIBAnggota DPR Desak Pengusutan Tuntas Kasus Koperasi BLN
-
NASIONAL10/03/2026 00:01 WIBPolisi Selidiki Kasus Investasi BLN, Kuasa Hukum Korban Ungkap Skemanya
-
FOTO10/03/2026 04:07 WIBFOTO: Projo Berikan Santunan ke Anak Yatim di Bulan Ramadan
-
NASIONAL09/03/2026 22:00 WIBHadapi Krisis Global, Prabowo Pastikan Indonesia Aman di Sektor Ini
-
OLAHRAGA09/03/2026 20:34 WIBImbang di Laga Perdana, Pelatih Persipuja Ungkap Penyebabnya
-
RAGAM10/03/2026 01:00 WIBCiptakan Santripreneur, Wartawan Mancing Indonesia Latih Santri Budidaya Ikan Air Tawar

















