NASIONAL
Bulog Salurkan Daging Kurban ke Karyawan
AKTUALITAS.ID – Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan Bulog telah menyalurkan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di sejumlah wilayah DKI Jakarta. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan Idul Adha yang digelar di Kantor Pusat Bulog, Jakarta, Jumat (29/5/2026).
Rizal mengatakan penyaluran hewan kurban di Kantor Pusat Bulog hari ini ditujukan untuk membantu para pekerja di lingkungan Bulog, termasuk petugas kebersihan, satpam, sopir, dan pegawai lainnya yang membutuhkan.
“Di kantor Bulog ini ada beberapa karyawan-karyawan yang perlu mendapat bantuan hewan kurban. Seperti para OB, pembersih kantor, satpam, driver, dan lain sebagainya,” kata Rizal.
Sementara secara keseluruhan, total hewan kurban yang disalurkan hingga hari ini mencapai 39 ekor sapi dan 26 ekor kambing yang didistribusikan di sejumlah jaringan Bulog di wilayah DKI Jakarta.
Menurut Rizal, momentum Idul Adha menjadi pengingat pentingnya semangat berbagi sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. Ia menyebut pesan dari Nabi Ibrahim, Nabi Ismail, dan Siti Hajar relevan dengan upaya menjaga ketersediaan pangan di Indonesia.
“Ketahanan pangan adalah suatu hal yang wajib dimiliki oleh seseorang, apalagi oleh suatu negara,” ujarnya.
Rizal juga mengungkapkan stok pangan nasional saat ini dalam kondisi aman. Hingga akhir Mei 2026, cadangan beras pemerintah yang dikelola Bulog disebut telah mencapai 5,39 juta ton.
“Alhamdulillah negara kita saat ini sudah swasembada pangan dan stok juga cukup berlimpah sampai dengan hari ini sudah 5,39 juta ton. Insyaallah ini bisa menjamin stok kita sampai tahun depan,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Rizal turut memaparkan perkembangan penyerapan gabah oleh Bulog. Ia menyebut realisasi penyerapan gabah telah mencapai sekitar 74 persen dari target 4 juta ton atau mendekati 3 juta ton.
“Kalau dari total 4 juta ton, kami sudah sampai 74 persen, hampir 75 persen,” katanya.
Ia menegaskan Bulog akan terus menyerap hasil panen petani sebagai langkah antisipasi agar produksi pertanian tetap terserap optimal. Menurut dia, pengalaman pada 2025 menunjukkan penyerapan beras Bulog mampu melampaui target yang ditetapkan pemerintah.
“Tahun 2025 kita ditarget 3 juta ton, namun karena petani masih panen terus, kami menyerap lebih dari 3 juta ton, bahkan hampir 3,2 juta ton,” ucapnya.
Terkait ekspor beras ke Malaysia, Rizal mengatakan Bulog bersama Kementerian Pertanian dalam waktu dekat akan melakukan kunjungan ke Sarawak untuk membahas jumlah dan skema pengiriman beras.
“Kalau waktu dekat kami akan ke Sarawak dengan tim dari Kementerian Pertanian untuk memastikan berapa jumlahnya dan harga pastinya,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah menginginkan harga ekspor tetap menguntungkan bagi petani dan negara. Saat ditanya potensi ekspor lebih dari 16 ribu ton, Rizal menjawab, “Insyaallah seperti itu.”
-
NASIONAL28/08/2026 09:00 WIBDor, Pria Berikat Kepala Putih Lepas Tembakan Pistol di Slipi
-
POLITIK28/08/2026 06:00 WIBDPR Dorong Penambahan Personel Bawaslu
-
POLITIK28/08/2026 07:00 WIBPrabowo Ungkap Rahasia Besar di Balik Kemenangannya Jadi Presiden
-
NUSANTARA28/08/2026 07:00 WIB170 Pendaki Semeru Dievakuasi
-
RAGAM28/08/2026 08:30 WIBIlmuwan NASA: Manusia Tak Bisa Lihat Gerhana Lagi
-
JABODETABEK28/08/2026 06:30 WIBSIM Keliling Jakarta Buka Jumat
-
RIAU28/08/2026 09:15 WIBBuang Puntung Rokok, Tukang Dodos Sawit Jadi Tersangka Karhutla 600 Hektar di Pelalawan
-
JABODETABEK28/08/2026 14:15 WIBKericuhan DPR Meluas, Satu Orang Dikabarkan Tewas di Tengah Chaos