NUSANTARA
Gunung Anak Ranakah Manggarai NTT Naik Status Jadi Waspada
AKTUALITAS.ID – Gunung Anak Ranakah yang terletak di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) telah meningkatkan statusnya menjadi Level II atau Waspada, berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia.
Saat ini, gunung api ini masih terlihat jelas namun tidak teramati adanya asap kawah yang signifikan. Cuaca di sekitar kawasan gunung dilaporkan cukup cerah hingga hujan dengan angin yang bervariasi dari lemah hingga kencang, mengarah ke Utara, Barat, dan Barat Laut. Suhu udara di daerah tersebut berada di kisaran 15-28°C.
Selama pengamatan, tercatat adanya aktivitas kegempaan yang cukup signifikan. Sebanyak 18 kali gempa frekuensi rendah (low frequency) terdeteksi, satu kali gempa vulkanik dangkal, serta 25 kali gempa vulkanik dalam. Selain itu, juga terekam 57 gempa tektonik lokal dan 132 kali gempa tektonik jauh.
Hasil pengamatan lapangan menunjukkan adanya asap tipis berwarna putih yang teramati di bawah kubah gunung, terutama pada sisi Barat Laut dan Barat Daya, dengan intensitas yang tergolong rendah.
Peningkatan aktivitas kegempaan ini menunjukkan adanya potensi perubahan pada aktivitas vulkanik Gunung Anak Ranakah. Oleh karena itu, status Waspada ini mengharuskan masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi yang dikeluarkan oleh pihak berwenang terkait kondisi gunung tersebut. (Enal Kaisar)
-
JABODETABEK09/05/2026 09:30 WIBRatusan Siswa SD di Cakung Tumbang Usai Santap MBG
-
RAGAM09/05/2026 14:00 WIBAli Shariati dan Api Perlawanan Iran
-
OASE09/05/2026 05:00 WIBBatang Pohon Ini Menangis Saat Rasulullah Tinggalkan Mimbar
-
JABODETABEK09/05/2026 06:30 WIBCatat! SIM Keliling Buka di Jakarta Sabtu Ini
-
JABODETABEK09/05/2026 05:30 WIBJakarta Diprediksi Cerah Berawan di Semua Wilayah
-
NASIONAL09/05/2026 06:00 WIBWaka MPR: Jangan Salah Paham Soal Kenaikan BBM
-
POLITIK09/05/2026 07:00 WIBDPR Setuju Hukuman Berat untuk Politik Uang
-
DUNIA09/05/2026 15:00 WIBSaudi Tolak AS Gunakan Wilayah Udara untuk Serang Iran