DUNIA
Saudi Tolak AS Gunakan Wilayah Udara untuk Serang Iran
AKTUALITAS.ID – Hubungan diplomatik antara Arab Saudi dan Amerika Serikat (AS) kembali memanas. Kerajaan Arab Saudi secara resmi melarang militer Amerika Serikat menggunakan pangkalan militer dan wilayah udaranya untuk melancarkan operasi militer bertajuk “Project Freedom” di kawasan Selat Hormuz.
Kebijakan ini merupakan langkah tegas Riyadh untuk menghindari keterlibatan langsung dalam eskalasi konflik antara Washington dan Teheran.
Laporan media menyebutkan bahwa Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS), telah berbicara langsung dengan Presiden AS Donald Trump. Dalam pembicaraan tersebut, MBS dengan tegas menolak izin penggunaan aset wilayah Saudi untuk operasi yang menargetkan Iran.
“Arab Saudi tidak mengizinkan penerbangan untuk operasi kebebasan (Project Freedom). Kerajaan merasa operasi tersebut hanya akan memperburuk situasi dan tidak akan membawa hasil efektif,” ujar seorang sumber diplomatik kepada AFP, Jumat (8/5/2026).
Meskipun menutup akses untuk operasi tempur, Arab Saudi dikabarkan tetap memberikan akses pangkalan bagi AS untuk kegiatan logistik dan operasional non-tempur lainnya. Hal ini sejalan dengan posisi Kerajaan yang mengutamakan jalur negosiasi.
Wakil Menteri Diplomasi Publik Arab Saudi, Rayed Krimly, menegaskan posisi negaranya melalui unggahan di media sosial bahwa Kerajaan tetap mendukung penuh upaya de-eskalasi demi stabilitas kawasan Timur Tengah.
Langkah berani Saudi ini muncul di tengah klaim Presiden Trump mengenai gencatan senjata dengan Iran, meski sebelumnya terjadi insiden penyerangan terhadap tiga kapal perusak Amerika di Selat Hormuz.
Militer AS mengeklaim telah melakukan serangan balasan ke target militer Iran, namun Teheran menuduh Washington sebagai pihak yang memulai baku tembak tersebut. Dengan penolakan Saudi, AS kini harus memutar otak untuk menentukan strategi militer mereka di kawasan Teluk tanpa dukungan logistik udara dari Riyadh. (Mun)
-
RAGAM13/05/2026 13:30 WIBHantavirus Bisa Bikin Gagal Napas Akut
-
FOTO13/05/2026 17:55 WIBFOTO: Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Hasil Uang Rampasan Rp10,2 Triliun ke Negara
-
POLITIK13/05/2026 14:00 WIBDPR Buka Opsi Partai Melebur Demi Lolos Parlemen
-
NASIONAL13/05/2026 15:45 WIBKPU RI Gandeng KPP DEM untuk Tingkatkan Literasi Kepemiluan dan Demokrasi
-
NUSANTARA13/05/2026 14:30 WIBKiai Jepara Diduga Perkosa Santri Berkali-kali Usai Ritual Ijab Kabul Sepihak
-
JABODETABEK13/05/2026 15:30 WIBSatpol PP DKI Siap Sapu Pedagang Hewan Kurban di Trotoar
-
DUNIA13/05/2026 15:00 WIBIran Siap Rakit Bom Atom Jika Trump Nekat Menyerang
-
JABODETABEK14/05/2026 08:00 WIBKobaran Api Subuh Hari Tewaskan 4 Orang di Sunter Agung