Connect with us

NUSANTARA

Pasar Ramadhan Palangkaraya Dimaraikan 488 Lapak Pedagang

Aktualitas.id -

Arsip Foto: Warga Palangka Raya berbelanja di salah satu lokasi Pasar Wadai Ramadhan 1444 Hijriah di Palangka Raya. (Antara/Rendhik Andika)

AKTUALITAS.ID – Pasar Ramadhan merupakan tradisi tahunan warga Palangkaraya, Kalimantan Tengah, selama bulan suci Ramadhan.

Selain sebagai pusat jajan khas Ramadhan, acara itu juga bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat. Terwujud melalui transaksi jual beli.

Dan yang tidak kalah penting adalah Pasar Ramadhan juga sebagai tempat bersilaturahmi masyarakat. Tak hanya dengan sesama umat Muslim, tetapi juga antar umat beragama yang kondisinya beragam di Palangka Raya.

Sebanyak 488 lapak pedagang meramaikan pelaksanaan Pasar Ramadhan 2026 yang tersebar di tujuh lokasi pasar yang disiapkan Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng).

“Terdapat sekitar 488 lapak pedagang yang akan disebarkan mengisi tujuh lokasi Pasar Ramadhan tersebut. Jumlah lapak di masing-masing lokasi disesuaikan dengan luas area dan kapasitas yang tersedia,” kata Plt Kepala DPKUKMP Kota Palangka Raya, Samsul Rizal di Palangka Raya, Kamis (19/2/2026).

Dia menerangkan, sebaran lapak Pasar Ramadhan di antaranya depan SMA Negeri 1 Palangka Raya 208 lapak, Masjid Shalahuddin Universitas Palangka Raya 60 lapak, Pasar Kahayan 24 lapak, Masjid Al Husna 48 lapak, Masjid Kubah Kecubung 38 lapak, Pasar Datah Manuah 70 lapak dan Halaman Gedung Juang 40 lapak.

“Jumlah lokasi Pasar Ramadhan di tahun 2026 ini bertambah dengan hadirnya dua lokasi baru, yakni di Halaman Gedung Juang dan Pasar Datah Manuah,” kata Samsul Rizal.

Dia mengatakan, penambahan tersebut semakin memudahkan masyarakat mencari aneka takjil dan kuliner berbuka puasa. Penyebaran lokasi Pasar Ramadhan ini merupakan strategi agar aktivitas jual beli lebih tertata dan tidak terpusat di satu kawasan saja.

Selain itu penyebaran lokasi memberikan kenyamanan bagi pengunjung, dan membuka peluang usaha yang lebih merata bagi para pedagang.

“Dengan lokasi yang tersebar dan kapasitas yang disesuaikan, masyarakat bisa memilih Pasar Ramadhan terdekat. Sementara pedagang juga mendapatkan kesempatan berjualan yang lebih tertib,” tambahnya.

Selain delapan lokasi Pasar Ramadhan yang disiapkan masyarakat, secara swadaya atau pun mandiri, warga Kota Palangka Raya di sejumlah lokasi strategis juga melaksanakan aktivitas serupa.

“Berbagai produk yang dijual untuk keperluan berbuka puasa dan sahur. Menu yang disajikan seperti aneka lauk pauk, aneka minuman segar, aneka kue khas Ramadhan, kurma dan menu lainnya,” kata Samsul Rizal.

(Purnomo/goeh)

TRENDING