NUSANTARA
Balita dan Dua Remaja Terluka Akibat Ledakan Petasan
AKTUALITAS.ID – Insiden ledakan yang diduga berasal dari bahan petasan menggegerkan warga di kawasan Suryodiningratan, Mantrijeron, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Akibat peristiwa tersebut, tiga orang termasuk seorang balita mengalami luka bakar dan harus mendapatkan perawatan medis.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB di sebuah rumah yang berada di wilayah MJ 2/778 RT 39/RW 11, Suryodiningratan.
Pelaksana Sementara Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Anton Budi Susilo, mengatakan ledakan diduga dipicu oleh bahan atau obat petasan yang berada di dalam rumah tersebut.
“Telah terjadi ledakan yang disebabkan oleh obat petasan,” ujar Anton dalam keterangannya, Rabu (11/3/2026).
Tiga korban yang mengalami luka akibat ledakan tersebut masing-masing berinisial IM (5), DA (18), dan YG (18). Ketiganya merupakan warga Suryodiningratan, Mantrijeron.
Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian ketiga korban diketahui berada di dalam rumah. Namun saksi tidak mengetahui secara pasti aktivitas yang dilakukan oleh dua korban remaja saat itu.
Tak lama kemudian, saksi mendengar suara ledakan keras dari dalam rumah yang menjadi sumber kejadian.
“Dari keterangan saksi, tiba-tiba terdengar suara ledakan dari dalam rumah tersebut,” jelas Anton.
Saksi kemudian mendatangi lokasi dan mendapati ketiga korban sudah mengalami luka bakar akibat ledakan tersebut. Warga segera memberikan pertolongan dan membawa para korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Ketiga korban saat ini masih menjalani perawatan di RS Wirosaban Yogyakarta.
Petugas dari Polsek Mantrijeron bersama Tim Inafis Polresta Yogyakarta telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti ledakan tersebut. Sementara itu, belum ada barang bukti yang diamankan dari lokasi kejadian.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menyimpan maupun menggunakan bahan yang berkaitan dengan petasan karena berpotensi menimbulkan bahaya serius. (Kusuma/Mun)
-
EKBIS12/09/2026 20:00 WIBLuhut: 50 Juta Warga Miskin Masuk Data Bansos Digital
-
DUNIA13/09/2026 15:00 WIBTrump Bongkar Dugaan Iran Ganggu Pemilu Sela AS
-
DUNIA12/09/2026 21:00 WIBSaudi Tutup Pipa Minyak Usai Serangan Drone
-
NASIONAL12/09/2026 22:00 WIBGus Kikin Diminta Berani Bersihkan Konflik Internal PBNU
-
NASIONAL13/09/2026 01:00 WIBIjeck: Pemerataan Pembangunan Harus Dirasa Semua
-
JABODETABEK13/09/2026 09:30 WIBKabur Usai Begal, Satu Pelaku Diduga Tewas Kecelakaan
-
NASIONAL13/09/2026 04:00 WIBNing Lia Dorong Polri Tetap Humanis dan Profesional
-
NUSANTARA13/09/2026 11:30 WIBBromo Terbakar Lagi, Wisatawan Dilarang Masuk