Connect with us

NUSANTARA

Hujan Deras Tenggelamkan 3 Kecamatan Semarang

Aktualitas.id -

Ilustrasi banjir, foto: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Kota Semarang diterjang banjir besar setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sepanjang Jumat (15/5/2026) malam. Ribuan warga terdampak, ratusan rumah terendam, dan seorang lansia dilaporkan hanyut di tengah derasnya arus banjir yang mengepung sejumlah kawasan permukiman.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang mencatat sedikitnya 556 kepala keluarga (KK) atau lebih dari 1.858 jiwa terdampak bencana banjir di tiga kecamatan, yakni Tugu, Ngaliyan, dan Semarang Barat.

Kepala BPBD Kota Semarang Endro P Martantono menjelaskan banjir dipicu curah hujan tinggi yang menyebabkan sungai meluap hingga air menggenangi kawasan permukiman warga.

“Curah hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan areal sungai tidak mampu menampung debit air sehingga meluap,” ujar Endro.

Wilayah paling parah terdampak berada di Kecamatan Tugu, khususnya Kelurahan Mangkang Kulon. Sebanyak 313 KK atau 1.252 warga terdampak banjir di kawasan tersebut.

Tragedi juga terjadi ketika seorang lansia bernama Maryam (70) dilaporkan hanyut terbawa arus dan hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Di Kecamatan Ngaliyan, banjir merendam Kelurahan Purwoyoso dengan total 146 KK atau lebih dari 273 jiwa terdampak. Sementara di Kelurahan Bambankerep, sedikitnya 16 KK atau 49 warga ikut terdampak.

Sedangkan di Kecamatan Semarang Barat, banjir menggenangi empat kelurahan, yakni Kalibanteng Kidul, Kembangarum, Kalibanteng Kulon, dan Krapyak.

Di wilayah Kembangarum, tercatat 59 KK atau 224 jiwa terdampak. Selain itu, seorang warga bernama Wahyu Adi Kristanto dilaporkan mengalami patah tulang akibat bencana tersebut.

Sementara di Kelurahan Kalibanteng Kulon, sedikitnya 25 rumah di Jalan Jembawa RT 06/RW 01 ikut terendam banjir.

Meski sebagian genangan mulai surut, petugas gabungan masih berjibaku membersihkan material lumpur dan melakukan penyedotan air di sejumlah titik terdampak.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti memastikan bantuan logistik dan kebutuhan dasar telah disalurkan kepada warga korban banjir.

“Bantuan tersebut disiapkan untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat berlangsung,” kata Agustina.

Pemerintah Kota Semarang bersama personel gabungan juga terus melakukan normalisasi saluran air, pendataan korban, hingga pembersihan lingkungan agar aktivitas masyarakat bisa segera kembali normal.

Adapun bantuan yang telah disalurkan meliputi:

60 paket makanan siap saji

140 paket lauk pauk siap saji

25 lembar kasur

10 tenda gulung

10 paket family kit

8 paket perlengkapan anak

Warga diminta tetap waspada mengingat cuaca ekstrem dan hujan berintensitas tinggi masih berpotensi terjadi di wilayah Semarang dan sekitarnya. (Irawan/Mun)

TRENDING

Exit mobile version