Connect with us

OASE

Pentingnya Memperhatikan Adab Membaca Al-Qur’an, Amalan yang Dicintai Allah SWT

Aktualitas.id -

Ilustrasi membaca Al-Quran (Foto: Getty Images)

AKTUALITAS.ID – Membaca Al-Qur’an bukan hanya sekadar aktivitas, tetapi merupakan amalan mulia yang sangat dicintai oleh Allah SWT. Dalam firman-Nya, Allah Ta’ala berpesan, “Maka bacalah Al-Qur’an dengan tartil (yang sebaik-baiknya).” (QS. Al-Muzammil: 4). Membaca Al-Qur’an dengan tartil berarti membacanya secara perlahan, jelas, dan penuh penghayatan.

Rasulullah SAW juga menegaskan keutamaan membaca Al-Qur’an dalam sabdanya: “Bacalah olehmu Al-Qur’an, maka sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat memberi syafaat kepada ahli-ahli Al-Qur’an (yang membaca dan mengamalkannya).” (HR. Muslim). Bahkan, beliau menyebutkan bahwa orang yang paling baik di antara umatnya adalah mereka yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya kepada orang lain (HR. Al-Bukhari).

Namun, sebelum membaca Al-Qur’an, penting bagi setiap Muslim untuk memperhatikan adab-adabnya. Adab-adab ini bukan hanya sebagai bentuk penghormatan kepada kitab suci, tetapi juga agar bacaan Al-Qur’an menjadi lebih bermakna dan mendapatkan keberkahan.

Adab Membaca Al-Qur’an

1. Bersuci

Membaca Al-Qur’an membutuhkan kesucian dari hadas besar dan kecil, karena mushaf Al-Qur’an tidak boleh disentuh kecuali oleh orang yang dalam keadaan suci.

2. Membersihkan Mulut

Sebelum membaca, dianjurkan untuk mencuci mulut, seperti menggosok gigi atau bersiwak, agar bacaan terasa lebih nyaman.

3. Menghadap Kiblat

Menghadap kiblat saat membaca Al-Qur’an merupakan salah satu bentuk penghormatan, karena kiblat adalah arah paling mulia.

4. Membaca Ta’awwudz

Sebelum memulai bacaan, disunnahkan membaca doa ta’awwudz, sebagaimana firman Allah: “Maka apabila kamu membaca Al-Qur’an, berlindunglah kepada Allah dari setan yang terkutuk.” (QS. An-Nahl: 98).

5. Meluruskan Niat

Niat yang ikhlas sangat penting. Bacalah Al-Qur’an semata-mata untuk mengharap ridha Allah, bukan untuk tujuan riya atau pamer.

6. Menghadirkan Hati

Ketika membaca, pastikan hati dan pikiran fokus. Hindari gangguan seperti memegang ponsel atau menoleh ke sana kemari.

7. Merenungi Makna

Mentadabburi ayat-ayat Al-Qur’an, memahami maknanya, dan merenungkan pesan-pesannya akan menambah kekhusyukan.

8. Khusyu’ dalam Bacaan

Membaca dengan penuh penghayatan, bahkan menangis jika tersentuh, merupakan tanda hati yang lembut.

9. Memperindah Suara

Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah termasuk golongan kami orang yang tidak bersenandung dengan Al-Qur’an (melantunkannya dengan bagus).” (HR. Al-Bukhari).

10. Menggunakan Mushaf

Membaca dengan mushaf dapat menambah kekhusyukan. Mushaf sebaiknya diletakkan di tempat yang bersih dan tidak menyentuhnya kecuali dalam keadaan suci.

11. Memilih Tempat yang Suci

Dianjurkan membaca Al-Qur’an di tempat yang bersih seperti masjid, mushalla, atau rumah, agar suasana lebih kondusif dan tenang.

Kesimpulan

Membaca Al-Qur’an adalah ibadah yang penuh keutamaan. Dengan menjaga adab-adabnya, kita tidak hanya mendapatkan pahala, tetapi juga merasakan kedekatan yang lebih mendalam dengan Allah SWT. Mari kita biasakan membaca Al-Qur’an dengan adab yang baik, agar ia menjadi syafaat kita di hari kiamat.

Semoga bermanfaat dan menjadi pengingat untuk kita semua.(YAN KUSUMA/RIHADIN)

TRENDING