Connect with us

OLAHRAGA

Demi Gelar Juara WBC, Badou Jack dan Noel Mikaelian Bakal Tanding Laga Ulang

Aktualitas.id -

Laga pertama juara kelas penjelajah World Boxing Council (WBC) Badou Jack (kiri) melawan Noel Mikaelian (kanan) pada Mei 2024 di Arab Saudi. (Laman resmi WBC)

AKTUALITAS.ID – Pertarungan laga ulang akan menjadi sorotan utama dalam acara ‘Championing Mental Health presents: CMH 2 Rematch Season’ dengan sabuk prestisius hijau dan emas kembali menjadi taruhannya.

World Boxing Council (WBC) menyatakan petinju Badou Jack dan Noel Mikaelian saling antusias menyambut laga ulang untuk gelar juara kelas penjelajah (90,7 kg) WBC pada 13 Desember 2025 mendatang di Los Angeles, Amerika Serikat.

“Dengan presisi teknis Jack melawan tekanan konstan Mikaelian, pertandingan ulang ini menjanjikan intensitas sejak bel pembuka,” demikian keterangan WBC dalam laman resminya.

Dalam pertemuan pertama kedua petinju pada Mei 2024 di Arab Saudi, Badou memenangi laga dengan keputusan mayoritas (114-114, 115-113 dan 115-113) untuk mempertahankan gelar juara kelas penjelajah WBC.

Pihak Mikaelian yang merasa lebih unggul memperdebatkan hasil tersebut dan mengajukan banding ke pihak WBC. Pertarungan itu meninggalkan urusan yang belum tuntas dan memicu permintaan untuk laga ulang, yang kini akan digelar sebelum akhir 2025.

Di usia 41 tahun, Badou bertekad untuk membuktikan kembali dominasi klasiknya dan membuktikan bahwa dia tetap salah satu petarung paling konsisten di divisi kelas penjelajah.

Petinju asal Swedia yang merupakan mantan juara kelas berat itu akan kembali ke ring untuk mempertahankan gelar juara dengan membawa rekor 29 kemenangan dengan 12 kemenangan knockout (KO), tiga kekalahan, dan tiga seri.

Sementara itu, Mikaelian memasuki kamp latihan dengan tekad untuk membalas kekalahannya dan memanfaatkan siklus latihan penuh yang difokuskan pada strategi dan daya tahan.

Petinju asal Jerman itu akan berusaha membalikkan keadaan dengan membawa rekor 27 kemenangan (12 KO) dan tiga kekalahan.

Laga kedua mereka juga berpotensi menjadi salah satu momen penentu terakhir di divisi cruiserweight tahun ini.

(Yan Kusuma/goeh)

TRENDING