OTOTEK
250 Ribu Lebih Unit Honda Accord Hybrid Harus Ditarik Kembali
AKTUALITAS.ID – Disebabkan karena masalah yang terjadi pada perangkat lunak yang tertanam pada kendaraan yang diklaim ramah lingkungan dan kesalahan tersebut dapat menyebabkan unit pemrosesan pusat (CPU) modul kontrol terintegrasi (ICM) melakukan reset saat berkendara.
Seperempat juta lebih kendaraan Honda diperkirakan memiliki masalah yang dapat kehilangan daya tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu, sehingga hal ini dapat membahayakan dan sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan di jalan raya menurut laporan dari CarsCoop, Rabu (19/11/2025).
Sementara itu, laporan dari Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA), terdapat sekitar 256.603 Honda Accord Hybrid dari model 2023 sampai 2025 terindikasi memiliki masalah tersebut.
Honda pertama kali menyadari masalah ini pada bulan Maret 2024. Produsen mobil tersebut menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk menyelidiki dan akhirnya menyimpulkan bahwa pemasok komponen tersebut tidak sepenuhnya memahami spesifikasi yang diinginkan Honda.
Hingga saat ini, detail dari kesalahpahaman tersebut belum memiliki dasar yang jelas. Tetapi, kesalahpahaman itu mengakibatkan perangkat lunak menjadi salah dalam mengidentifikasi komunikasi internal sebagai kelainan CPU.
Dalam kasus ini, Honda hanya menarik sekitar 0,3 persen dari populasi yang ada. Hingga saat ini, Honda telah menerima 832 klaim garansi terkait masalah ini.
Untuk mengatasi masalah ini, pelanggan perlu membawa kendaraan mereka ke diler resmi, di mana teknisi akan memprogram ulang perangkat lunak CPU ICM.
(Purnomo/goeh)
-
FOTO03/03/2026 21:00 WIBFOTO: Presiden Prabowo Pimpin Pemakaman Mantan Wapres Try Sutrisno
-
EKBIS03/03/2026 21:31 WIBAgresi AS-Israel ke Iran Ancam Selat Hormuz dan Bab el Mandeb, Ekonomi Dunia di Ujung Risiko
-
NUSANTARA03/03/2026 17:00 WIBMie dan Teri Berformalin Ditemukan BBPOM Serang
-
POLITIK03/03/2026 20:13 WIBBahas Geopolitik Global, Prabowo Undang Mantan Presiden ke Istana
-
NASIONAL03/03/2026 14:00 WIBEddy Ingatkan Risiko Harga Minyak Akibat Konflik Timur Tengah
-
EKBIS03/03/2026 16:30 WIBKolaborasi Riset Swasembada Energi, Kemdiktisaintek Gandeng MIND ID
-
PAPUA TENGAH03/03/2026 19:43 WIBPemkab Mimika Terbitkan SE Bupati untuk Proteksi Kontraktor Lokal
-
OTOTEK03/03/2026 15:30 WIBEra 6G Dimulai, Internet Siap Berubah Total

















