OTOTEK
Usai Dipakai Mudik, ini Komponen Mobil yang Rawan Bermasalah
AKTUALITAS.ID – Pemeriksaan kendaraan setelah mudik menjadi langkah krusial yang tidak boleh diabaikan.
Tradisi mudik yang melekat pada masyarakat Indonesia membuat jutaan orang menempuh perjalanan lintas kota hingga ratusan kilometer setiap tahunnya, namun di balik perjalanan panjang tersebut, kondisi kendaraan kerap luput dari perhatian setelah tiba di tujuan atau kembali ke rumah.
Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung Yannes Martinus Pasaribu menjelaskan, perjalanan mudik jarak jauh, terlebih di atas 500 kilometer dengan beban berlebih berisiko meningkatkan keausan komponen kendaraan.
“Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting, fokus utama ada pada ban, rem, dan kaki-kaki karena tiga komponen ini yang paling menerima tekanan.” kata dia dihubungi dari Jakarta, Sabtu (28/3/2026).
Pada bagian ban, pengendara diminta memastikan tekanan udara sesuai standar saat kondisi dingin.
Selain itu, perlu diperiksa adanya benjolan, retakan halus, atau keausan yang tidak merata. Kondisi ban yang tidak optimal dapat berisiko terhadap keselamatan saat berkendara.
Sistem pengereman juga harus mendapat perhatian serius. Pengemudi perlu mewaspadai perubahan pada pedal rem, seperti terasa lebih dalam, muncul bunyi, getaran, atau bahkan bau gosong. Jika ditemukan gejala tersebut, pemeriksaan lanjutan wajib segera dilakukan.
“Jika mobil terasa bergetar, segera lakukan spooring dan balancing, dan jika ditemukan gejala serius seperti rem saat ditekan terasa agak dalam dan lembek bisa jadi ada kebocoran cairan, sebaiknya hentikan penggunaan dan langsung ke bengkel resmi.” jelas Yannes.
Tak hanya itu, komponen kaki-kaki seperti shock absorber, bushing, dan ball joint juga perlu dicek. Sebab, komponen ini cenderung lebih cepat aus akibat beban berlebih.
Beban berat selama mudik membuat mesin dan transmisi bekerja ekstra. Oleh karena itu, pemeriksaan oli mesin, filter, serta sistem pendingin seperti coolant, radiator, dan kipas menjadi penting guna mencegah overheat (panas berlebih), terutama dalam kondisi macet.
Filter udara juga perlu diperiksa karena debu dapat memengaruhi performa mesin, sementara pada transmisi otomatis perlu diwaspadai gejala perpindahan gigi yang terlambat atau terasa menghentak.
(Purnomo/goeh)
-
RIAU27/03/2026 20:22 WIBPastikan Penanganan Maksimal, Kapolda Riau Turun Langsung Tangani Karhutla Dumai
-
OTOTEK27/03/2026 20:30 WIBWhatsApp Hadirkan Banyak Fitur Baru Berbasis AI
-
DUNIA28/03/2026 00:00 WIBMisteri 83 Persen Rudal Iran ke Negara Arab
-
EKBIS27/03/2026 22:00 WIBESDM Pastikan BBM dan LPG Aman di Tengah Gejolak Global
-
OASE28/03/2026 05:00 WIBKenapa Nabi Muhammad Tidak Berhaji Berkali-kali?
-
JABODETABEK28/03/2026 05:30 WIBBMKG: Cuaca Jakarta Sabtu Didominasi Hujan Ringan
-
OTOTEK27/03/2026 20:45 WIBTrafik Data Naik 20 Persen Saat Mudik Lebaran 2026, Indosat Klaim Jaringan Tetap Stabil
-
DUNIA27/03/2026 21:00 WIBLobi Sukses! PM Anwar Puji Presiden Iran Lepas Kapal Malaysia di Hormuz















